Siapakah Pemilik Mahar Pernikahan?

21 Agu 2021  |  777x | Ditulis oleh : Kak Min
Siapakah Pemilik Mahar Pernikahan?

Dalam hari-hari terakhir ini, kabar pernikahan sepasang selebriti muda menjadi trending topic di masyarakat kita. Salah satunya, karena mahar yang diberikan dalam pernikahan tersebut begitu fantastis dan cukup menghebohkan masyarakat yang tengah dirundung pandemi ini. Sebenarnya apa dan bagaimana mahar itu dalam pandangan syariat? Lantas milik siapakah mahar tersebut nantinya, milik istri atau mertuanya?

Dalam Islam, mahar adalah sesuatu yang harus diberikan oleh calon suami kepada calon istri ketika melangsungkan pernikahan dan menjadi salah satu syarat dalam akad nikah. Adanya mahar, tercantum dalam Al-Qur’an dan hadis Nabi Shallallahu alaihi wa sallam.

Allah Ta’ala berfirman:

وَاٰ تُوا النِّسَآءَ صَدُقٰتِهِنَّ نِحۡلَةً‌ ؕ فَاِنۡ طِبۡنَ لَـكُمۡ عَنۡ شَىۡءٍ مِّنۡهُ نَفۡسًا فَكُلُوۡهُ هَنِيۡٓــًٔـا مَّرِیۡٓـــٴًﺎ

“Dan berikanlah maskawin (mahar) kepada perempuan (yang kamu nikahi) sebagai pemberian yang penuh kerelaan. Kemudian, jika mereka menyerahkan kepada kamu sebagian dari (maskawin) itu dengan senang hati, maka terimalah dan nikmatilah pemberian itu dengan senang hati”.(QS An-Nisa : 4)

Hadis Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabda: “Pergilah dan carilah meskipun hanya sebuah cincin dari besi.” Lalu, mahar nikah hak siapa, hak istri atau mertua? (HR Al-Bukhari)

Imam Ibn Hazm di dalam kitabnya Al-Muhalla menjelaskan:

ولا يحل لأب البكر صغيرة كانت أو كبيرة أو الثيب، ولا لغيره من سائر القرابة أو غيرهم: حكم في شيء من صداق الابنة، أو القريبة، ولا لأحد ممن ذكرنا أن يهبه، ولا شيئا منه، لا للزوج طلق أو أمسك ولا لغيره، فإن فعلوا شيئا من ذلك هو مفسوخ باطل مردود أبدا

“Tidak halal bagi ayah seorang gadis; baik masih kecil atau sudah besar, maupun ayah seorang janda dan anggota keluarga lainnya, menggunakan sedikitpun dari mahar putrinya atau kerabatnya. Tidak seorang pun yang kami sebutkan, berhak memberikan sebagian mahar itu, baik kepada suami yang telah menceraikan ataupun belum menceraikannya, tidak pula kepada yang lainnya. Siapa yang melakukan demikian, maka hal itu adalah perbuatan yang salah dan tertolak selamanya.”

Dari penjelasan-penjelasan di atas, para ulama mengindikasikan bahwa mahar adalah hak penuh istri yang tidak boleh diminta oleh siapapun. Mazhab Hanafi menjelaskan bahwa mahar sebagai jumlah harta yang menjadi hak istri karena akad pernikahan atau terjadinya senggama dengan sesungguhnya.

Ulama mazhab Maliki mendefinisikan mahar sebagai sesuatu yang menjadikan istri halal untuk digauli. Sementara itu, ulama madzhab Syafi’i menyebutkan mahar sebagai sesuatu yang wajib dibayarkan disebabkan akad nikah atau senggama. Sedangkan ulama mazhab Hanbali mendefinisikan mahar sebagai imbalan dari suatu pernikahan, baik disebutkan secara jelas dalam akad nikah, ditentukan setelah akad dengan persetujuan kedua belah pihak, atau ditentukan oleh hakim.

Dengan demikian, maka mahar nikah adalah sepenuhnya hak wanita/istri. Maka, harta yang didapatkan dari suaminya itu tidak boleh dimiliki oleh siapapun, termasuk suaminya dan orang tuanya.

Tujuan Mahar Pernikahan

Mahar dalam pernikahan merupakan harta yang diberikan pihak calon suami kepada calon istri untuk dinikahi sebagai penghalal hubungan keduanya. Karena itu mahar merupakan bentuk pemuliaan Islam kepada seorang perempuan.

Pada jaman jahiliyah sebenarnya mahar sudah ada. Namun bukan calon istri yang memiliki haknya, melainkan wali nikahnya. Wali nikah tersebut berhak menentukan mahar, menerimanya, dan juga membelanjakannya untuk dirinya sendiri.

Maka ketika Islam datang, Islam mampu menyelesaikan permasalahan tersebut dengan mewajibkan untuk memberikan mahar kepada calon istri, bukan ayah atau wali nikah. Sebagaimana tertulis dalam QS An-Nisa: 4 di atas.

(hajinews)

Berita Terkait
Baca Juga:
Mengenal Lebih Dekat Habib Rahman Walikota Inggris yang Sederhana

Mengenal Lebih Dekat Habib Rahman Walikota Inggris yang Sederhana

Mancanegara      

17 Jun 2021 | 1038 Kak Min


Habib Rahman namanya cukup populer dikalangan muslim Newcastle-upon-Tyne Inggris. Ia merupakan muslim pertama yang menjadi walikota Newcastle-upon-Tyne, Inggris. Dalam keseharianya Habib ...

Membuat Surat Lamaran Kerja yang Baik dan Benar Agar Di Wawancara Kerja

Membuat Surat Lamaran Kerja yang Baik dan Benar Agar Di Wawancara Kerja

Tips      

22 Feb 2022 | 368 Kak Min


Buat anda yang sudah melamar pekerjaan dan sudah mengirim CV atau Curriculum Vitae tetapi sampe sekarang masih menunggu belum diapnggil untuk wawancara juga. Nah jika anda memang sedang ...

Jasa Welding yang Berteknologi Modern

Jasa Welding yang Berteknologi Modern

Tips      

3 Apr 2021 | 631 Kak Min


Teknologi pembangunan dalam bidang infrastruktur sekarang ini sangat berkembang dengan pesat, terutama teknologi welding. Jasa welding Jakarta ataupun jasa welding dikota-kota besar lainnya ...

7 Cara Membuat Masker Alami Untuk Wajah, Intip Deh!

7 Cara Membuat Masker Alami Untuk Wajah, Intip Deh!

Herbal      

5 Jun 2020 | 1029 Kak Min


Masker wajah merupakan salah satu cara yang sering digunakan oleh wanita untuk merawat kesehatan dan kecantikan wajahnya. Zaman sekarang tidak sedikit masker wajah yang diproduksi oleh ...

Menurut Dokter Paru, Hati-hatilah dengan Gatal dan Batuk

Menurut Dokter Paru, Hati-hatilah dengan Gatal dan Batuk

Kesehatan      

28 Jan 2022 | 457 Kak Min


Dokter spesialis paru RSUP Persahabatan, Erlina Burhan mengatakan gejala umum yang ditemukan pada pasien COVID-19 varian Omicron yang dirawat di rumah sakit pemerintah tersebut ...

TRAC: Inovasi Rental Mobil di Masa Pandemi

TRAC: Inovasi Rental Mobil di Masa Pandemi

Pariwisata      

17 Sep 2022 | 91 Kak Min


Mematuhi protokol kesehatan menjadi hal mutlak supaya diterima masyarakat luas sejak Covid-19 masuk Indonesia. Untuk itu rental mobil juga memberikan layanan protokol kesehatan sesuai ...