Jangan Pernah Ada Rasa Ingin Merendahkan Orang Lain

12 Jun 2020  |  656x | Ditulis oleh : Kak Min
Jangan Pernah Ada Rasa Ingin Merendahkan Orang Lain

Ketinggian yang sesungguhnya hanyalah bagi mereka yang dekat kepada Allah, sedangkan yang membedakan kedudukan satu orang dengan orang yang lainnya adalah ketaqwaannya. Maka janganlah kita mempunyai sifat sombong merasa paling dan paling. Sehingga menganggap orang lain itu lemah dan tidak mampu.

Apalagi bermegah-megahan dengan memakai pakaian mewah, berdandan yang berlebihan, sungguh itu tidaklah bernilai sedikitpun di hadapan Allah. Sikap yang selalu merendahkan orang lain hanya karena dia orang tidak punya, tidak berpangkat, atau buruk rupanya, orang yang seperti itu menunjukkan kalau ia adalah seorang yang lemah akal, pemahaman akan agamanya kurang. Kebanyakan orang yang sombong adalah orang yang miskin tiba-tiba menjadi kaya.

Memang kehidupan dengan segala ragamnya seperti kekayaan, pangkat, keindahan dan yang lainnya senantiasa akan bergilir dari satu tangan satu ke tangan yang lainnya. Banyak orang miskin menjadi kaya, dan banyak juga rakyat jelata menjadi orang terpandang. Sesungguhnya orang yang suka merendahkan tadi, sebenarnya dia sedang terancam akan kehilangan kekayaannya, pangkat dan juga kedudukannya.

Sebaiknya kita memelihara sikap tawadhu’ terhadap sesame, sikap itu merupakan pertanda bahwa iman kita sehat, akal kita sempurna, dan juga kita mempunyai hati yang lemah lembut. Sebab kebanyakan orang yang sombong dengan semua dia miliki sebenarnya hatinya kosong dari ketaqwaan. Maka dari itu sikap tawadhu’ atau rendah hati itu akan dapat mengangkat kedudukan seseorang di dunia ataupun di akhirat kelak.

Contoh nyata seperti Abu Musa Al-Madany yang dijuluki Syaikhul Muhadditsien (beliau adalah sesepuh dari para ahli hadits) beliau tidak merasa malu membacakan Al-Qur’an di papan tulis pada anak-anak, padahal beliau adalah seorang yang terhormat dan disegani. Maka dari itu orang yang tawadhu’ saat melihat orang lain akan mengatakan bahwa orang tersebut lebih mulia dari padanya.

Contoh yang nyata dapat kita teladani dari bagaimana sikap keseharian Nabi shallallahu’alaihi wa sallam di rumahnya. Beliau membantu istrinya, bahkan jika sandalnya putus atau bajunya sobek, beliau menjahitnya sendiri dan memperbaikinya sendiri. Beliau melakukan itu di balik kesibukan beliau untuk berdakwah dan mengurus umat. Rasulullah juga tanpa sungkan dan tanpa rasa malu sering membantu pekerjaan istrinya. Sangat berbeda sekali dengan kita yang mungkin hamper tidak pernah menyentuh pekerjaan istri, seperti mencuci pakaian sendiri, atau menjahit baju sendiri, kalaupun ada mungkin itu dilakukan dengan sangat terpaksa,,hehehe.

Maka dari itu sebaiknya kita selalu belajar untuk selalu belajar bersikap tawadhu’, karena tawadhu’ adalah salah satu jalan menuju kemuliaan. Setiap nikmat pasti akan ada yang merasa iri dan dengki kecuali pada orang yang mempunyai sifat tawadhu’.

Baca Juga:
Menyentuh Hati! Kampus Muhammadiyah Siap Tampung 11.405 Anak Yatim yang Kehilangan Ortu Akibat Covid-19

Menyentuh Hati! Kampus Muhammadiyah Siap Tampung 11.405 Anak Yatim yang Kehilangan Ortu Akibat Covid-19

Kampus      

11 Agu 2021 | 407 Kak Min


Kementrian Sosial (Kemenkos) mencatat sebanyak 11.405 anak yang ditinggal meninggal orang tua karena terpapar Covid-19, dan kini berstatus yatim, piatu dan yatim piatu. Merespon kejadian ...

Jasa Welding yang Berteknologi Modern

Jasa Welding yang Berteknologi Modern

Tips      

3 Apr 2021 | 366 Kak Min


Teknologi pembangunan dalam bidang infrastruktur sekarang ini sangat berkembang dengan pesat, terutama teknologi welding. Jasa welding Jakarta ataupun jasa welding dikota-kota besar lainnya ...

Jadi Menteri Hingga Ketua DPR, Puan Jadi Calon Kuat dari PDIP di Pilpres 2024

Jadi Menteri Hingga Ketua DPR, Puan Jadi Calon Kuat dari PDIP di Pilpres 2024

Nasional      

24 Mei 2021 | 186 Kak Min


Nama Puan Maharani menjadi calon kuat dari partai pimpinan Megawati yaitu PDIP, pengalamannya sebagai Menteri dan Ketua DPR tentu sudah cukup membuat Puan Maju di Pilpres 2024. Sebagai anak ...

Bulan Penuh Keberkahan Pintu Pintu Syurga Dibuka dan Pintu Neraka Ditutup

Bulan Penuh Keberkahan Pintu Pintu Syurga Dibuka dan Pintu Neraka Ditutup

Religi      

13 Apr 2021 | 312 Kak Min


BULAN Ramadan disebut juga syahrush shiyam (Bulan Puasa). Pada bulan ramadan menurut riwayat yang ada, setan-setan dibelenggu (shuffidatusy syayathin), pintu-pintu ...

Siapakah Pemilik Mahar Pernikahan?

Siapakah Pemilik Mahar Pernikahan?

Religi      

21 Agu 2021 | 315 Kak Min


Dalam hari-hari terakhir ini, kabar pernikahan sepasang selebriti muda menjadi trending topic di masyarakat kita. Salah satunya, karena mahar yang diberikan ...

Membeli Obat Secara Online Hanya di Pyfa Health

Membeli Obat Secara Online Hanya di Pyfa Health

Kesehatan      

16 Feb 2021 | 331 Kak Min


Pandemi virus corona atau lebih dikenal dengan covid 19 sedang melanda dunia saat ini, dan pastinya negara kita juga. Sudah banyak yang terinfeksi virus ini dan korbannya pun sudah banyak, ...