Saat Harga Kebutuhan Semakin Melonjak

16 Sep 2022  |  407x | Ditulis oleh : Kak Min
Saat Harga Kebutuhan Semakin Melonjak

Harga telor meroket, minyak goreng ganti harga, gula ikut-ikutan naik, harga sayuran pun cenderung melonjak. Tak perlu galau dan cemas kerena rezeki sudah ditentukan Allah ﷻ. Renungkanlah ucapan menentramkan hati dari Abu Hazim Salamah bin Dinar (wafat 140 H),

يا أبا حازم أما ترى قد غلا السعر

“Wahai Abu Hazim, tidakkah engkau tahu bahwa harga barang semakin mahal?’

Maka beliau menjawab,

وما يغمكم من ذلك؟ إن الذي يرزقنا في الرخص هو الذي يرزقنا في الغلاء

“Lalu apa yang membuat kalian resah dengan hal itu? Sesungguhnya Dzat Yang memberi rizki kepada kita di saat harga murah, Dia juga Yang akan memberi rizki kepada kita di saat harga mahal” (Hilyatul Auliya, 3/239).

Demikianlah, para salafuna shaleh selalu mengembalikan segala kesulitan hidupnya kepada Allah ‘ﷻ. Mereka tak panik dan frustasi dengan harga-harga kebutuhan hidup yang semakin mahal, kerena semua ini tak terlepas dari kehendak Allah ﷻ yang semua ada hikmahnya. Allah Maha Mengetahui segala yang terjadi serta terbaik untuk hambanya. Tak sepantasnya seorang mukmin mencela kondisi ini meski banyak perkara yang membuatnya sengsara. Saat itulah kita diuji akankah kita beriman dan yakin sepenuhnya akan ketetapan Allah ﷻ. Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata,

مَنْ رَضِيَ بِمَا قَسَمَ اللهُ لَهُ وَسَّعَهُ وَبَارك اللهُ فِيْهِ ,وَمَنْ لَمْ يَرْضَ يَسَعْهُ وَلَمْ يُبَارِكْ فِيْهِ

”Barangsiapa yang ridha terhadap apa yang menjadi suratan hidupnya, maka jiwanya akan merasa lapang menerima hal itu, dan Allah akan memberkatinya, namun barangsiapa yang tidak ridha maka pandangannya menjadi sempit dan juga Allah tidak memberkatinya” (Tazkiyatun Nafs, hal. 107).

Para salaf dahulu sungguh menakjubkan prinsip hidupnya, ujian dunia dengan segala liku-likunya tak membuat goyah imannya, justru lebih memacunya untuk fokus mencari akhirat. Karena dalam pandangan mereka dunia ini medan ujian dan justru perkara-perkara yang menyulitkan akan berbuah pahala. Krisis ekonomi tak menjadikan strees , karena faktor ketawakalan mereka tinggi kepada Allah ﷻ.

Justru di zaman fitnah saat ini seorang mukmin harus memperkuat kesabaran dan lebih mendekatkan diri kepada Allah ﷻ Dunia bukan segalanya dan yakinlah setelah badai kesulitan akan ada kemudahan. Utsman Ibnu Sammak rahimahullah berkata:

الدُّنْيَا كُلُّهَا قَلِيْلٌ، وَالَّذِي بَقِيَ مِنْهَا قَلِيْلٌ، وَالَّذِي لَكَ مِنَ البَاقِي قَلِيْلٌ، وَلَمْ يَبْقَ مِنْ قَلِيْلِكَ إِلاَّ قَلِيْلٌ، وَقَدْ أَصْبَحتَ فِي دَارِ العَزَاءِ، وَغَداً تَصِيْرُ إِلَى دَارِ الجَزَاءِ، فَاشْتَرِ نَفْسَكَ، لَعَلَّكَ تَنجُو

“Dunia itu seluruhnya sedikit. Dan yang masih tersisa darinya sedikit. Bagianmu dari sisa itu juga sedikit. Dan tidak tersisa dari bagianmu yang sedikit itu melainkan sedikit. Engkau sekarang berada di negeri kesabaran. Besok, engkau akan berada di negeri jazaa‘ (pembalasan). Maka belilah dirimu (dengan melakukan amalan shalih), semoga engkau selamat” (As Siyar, 8/330).

Sesulit apapun kondisi ekonomi terjadi tetaplah optimis dan selalu banyak bersyukur kepada Allah ﷻ kita masih bisa menikmati hidayah Islam dan mengenal sunnah Rasulullah Shalallahu’alaihi wa sallam. Allah ﷻ memberi kesempatan hidup dan beribadah kepada-Nya meski dalam tekanan ekonomi yang menjerat kuat. Bersyukurlah niscaya akan dimudahkan jalannya menuju kehidupan ekonomi yang lebih baik. Allah ﷻ berfirman:

وَاِذْ تَاَذَّنَ رَبُّكُمْ لَىِٕنْ شَكَرْتُمْ لَاَزِيْدَنَّكُمْ وَلَىِٕنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَابِيْ لَشَدِيْدٌ

“Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih“. (QS. Ibrahim: 7).

Baca Juga:
Amalkan Do'a ini Agar Terhindar dari Wabah Penyakit, Seperti Corona

Amalkan Do'a ini Agar Terhindar dari Wabah Penyakit, Seperti Corona

Religi      

3 Maret 2020 | 1217 Kak Min


mitra-media.com - Selepas positifnya dua orang WNI terjangkit virus Corona di Depok, Jawa Barat, sebagian masyarakat mulai merasakan kepanikan. Sebagai seorang Muslim, sudah selayaknya ...

Mau Bahagia? Coba Konsep Bahagia ala Jepang IKIGAI

Mau Bahagia? Coba Konsep Bahagia ala Jepang IKIGAI

Kesehatan      

8 Jan 2020 | 2337 Kak Min


Mitra-Media - Pernahkah sobat bertanya, ‘mengapa sih kita hidup?’ atau ‘sebenarnya, apa sih yang kita cari?’. Pertanyaan filosofis itu seakan menjadi bayang-bayang ...

Ini dia 5 Tips yang Membuat Anda Tetap Produktif di Bulan Ramadan

Ini dia 5 Tips yang Membuat Anda Tetap Produktif di Bulan Ramadan

Religi      

24 Apr 2020 | 1216 Kak Min


Melalui puasa Ramadan, bukan berarti diisi dengan kegiatan yang membuat Anda malas. Malah, aktivitas di bulan Ramadan direkomendasikan untuk dapat produktif. Meskipun, memang bukan hal yang ...

Dealer Resmi Pemasangan Kaca Film di Yogyakarta Menambah Keren Mobil Anda

Dealer Resmi Pemasangan Kaca Film di Yogyakarta Menambah Keren Mobil Anda

Tips      

15 Nov 2023 | 335 Kak Min


Mobil adalah salah satu aset berharga yang memberikan kebanggaan sekaligus kenyamanan bagi pemiliknya. Oleh karena itu, wajar jika kita ingin menjaga penampilan mobil tetap kinclong dan ...

Mengapa Bangga dan Bahagia Ketika Usia Bertambah? Jangan Sia-siakan Umurmu

Mengapa Bangga dan Bahagia Ketika Usia Bertambah? Jangan Sia-siakan Umurmu

Religi      

15 Jun 2023 | 593 Kak Min


Usia adalah suatu misteri yang tidak akan pernah kita mengetahuinya kapan akan berakhir, namun terkadang mengapa manusia bangga dan bahagia saat usianya bertambah. Lalu bagaimana pandangan ...

Mendadak SBY Buka-bukaan: Skenario Gelap Akan Terjadi

Mendadak SBY Buka-bukaan: Skenario Gelap Akan Terjadi

Nasional      

6 Okt 2021 | 827 Kak Min


Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendadak buka suara terkait skenario gelap akan terjadi jika pemerintah Indonesia dan negara lainnya tidak berupaya mengubah kondisi ...