Hujan Mulai Deras? 6 Tips Yang Perlu Kamu Lakukan Saat Rumah Dilanda Banjir

5 Jan 2020  |  267x | Ditulis oleh : Kak Min
Hujan Mulai Deras? 6 Tips Yang Perlu Kamu Lakukan Saat Rumah Dilanda Banjir

Jakarta - Curah hujan yang tinggi di awal tahun 2020 mengakibatkan Jabodetabek, dan beberapa daerah di Indonesia dilanda banjir. Bahkan, curah hujan awal tahun ini disebut sebagai yang tertinggi dengan curah hujan yang mencapai 377 milimeter (mm) dan mengalahkan rekor sebelumnya di tahun 2007 dengan curah hujan mencapai 340 mm.

Lantas, bagaimana tips yang tepat saat rumah kamu dilanda banjir? Kita simak.

1. Segera Matikan Aliran Listrik

Saat sudah terlihat tanda-tanda bahwa air mulai masuk di pekarangan rumah dan menggenangi bagian lantai rumah kamu, sebaiknya segeralah untuk mematikan aliran listrik. Karena, bila sampai listrik di rumahmu itu terhantarkan ke air, akan berakibat fatal untuk keselamatan kamu. Air hujan yang menggenang memiliki senyawa seperti garam, kalsium, atau ion magnesium yang menjadikan air sebagai penghantar (konduktor) listrik.

Setelah aliran utama listrik dimatikan, segeralah untuk mencabut semua peralatan listrik yang ada di rumahmu. Tempatkanlah peralatan tersebut di tempat yang tidak terkena air.

2. Selamatkan Dokumen Penting

Sejumlah dokumen penting tentu perlu kamu selamatkan saat banjir melanda. Dokumen penting yang berbahan kertas, tentu akan basah dan membuat luntur isi dari dokumen penting kamu itu. Lebih bagus, bila sejak awal kamu menempatkan dokumen penting dalam satu tempat atau wadah, sehingga saat banjir datang, kamu tidak pusing untuk mencari letak dimana dokumen penting itu disimpan.

Kamu perlu tahu, bahwa saat banjir melanda, waktu kita sangat terbatas untuk menyelamatkan barang-barang. Maka, kita tidak mungkin menyelamatkan semuanya, pilihlah yang prioritas.

3. Mengungsi ke Tempat Lain

Saat curah hujan tinggi dan tidak ada tanda-tanda hujan reda dalam waktu dekat, segeralah kamu untuk membuat rencana mengungsi ke tempat lain. Jika rumahmu hanya satu lantai, tentu ini menjadi hal yang sangat penting, apalagi bila ada orangtua atau lansia di rumahmu. Sebagai gambaran, Bekasi mengalami banjir terparah di tahun 2020 ini, dengan ketinggian air di beberapa tempat bahkan sampai lima meter.

Bila rumahmu berlantai dua, masih mungkin untuk tetap bertahan. Namun ingat, saat banjir pasti listrik akan mati. kamu harus tetap mengambil opsi untuk mengungsi ke tempat lain agar diri dan keluargamu selamat.

4. Hindari Menggunakan Mobil atau Berjalan Kaki

Saat arus banjir sedang deras, hindari untuk menggunakan mobil kamu. Alih-alih cepat sampai, air banjir akan menutupi jalan yang akan dilewati oleh kendaraanmu. Kamu tidak akan tahu dimana titik lubang di jalan maupun kerusakan-kerusakan yang terjadi. Hal ini tentu sangat beresiko. Apalagi, jika kamu memilih untuk berjalan kai saat arus banjir sedang deras.

Lebih baik, tunggu di tempat kamu sembari terus menghubungi sanak saudara dan tim evakuasi untuk memberikan informasi titik dimana kamu berada.

5. Siapkan Peralatan Darurat

Ada kemungkinan jika rumah kamu dilanda banjir, sedangkan tim evakuasi belum ada tanda-tanda untuk sampai ke titik kamu. Kondisi ini yang mendorong kamu perlu menyiapkan peralatan darurat, seperti jaket tebal, lilin, korek api/gasolin, dan makanan serta minuman yang cukup. Beberapa korban meninggal karena hipotermia. Artinya, salah satu hal yang harus kamu waspadai saat banjir adalah cuaca dingin.

6. Jaga Handphonemu Tetap Menyala

Banjir yang melanda rumah kamu akan mengakibatkan aliran listrik dimatikan kemudian secara serentak. Oleh karena itu, jaga alat komunikasi kamu untuk tetap hidup. Jangan digunakan untuk hal-hal yang tidak terlalu berguna. Karena, kita tidak tahu kapan alat komunikasi kamu bisa di-isi ulang saat proses evakuasi.

Gunakanlah untuk terus memberikan kabar terbaru tentang kondisi kamu kepada keluarga atau sahabat. Sehingga, mereka bisa sama-sama memonitor kondisi kamu dan memberikan kamu bantuan yang diperlukan dengan segera.

--

Demikian, tips dari Kak Min yang dibuat untuk kamu. Tetap jaga kesehatan dan perhatikan juga sampah di sekitarmu ya!

Baca Juga:
Manfaat Mengkonsumsi Air Hangat Secara Rutin di Pagi Hari

Manfaat Mengkonsumsi Air Hangat Secara Rutin di Pagi Hari

     

3 Jun 2020 | 102 Kak Min


Sebagian besar orang memiliki kebiasaan minum kopi atau teh di pagi hari untuk mengembalikan kebugaran setelah semalaman beristirahat. Anda mungkin perlu mempertimbangkan untuk mengganti ...

Tersangka Tragedi Susur Sungai SMPN 1 Turi Digunduli, Organisasi Guru Mengecam!

Tersangka Tragedi Susur Sungai SMPN 1 Turi Digunduli, Organisasi Guru Mengecam!

Nasional      

26 Feb 2020 | 233 Kak Min


mitra-media.com - Buntut dari kejadian tenggelamnya siswa SMPN 1 Turi saat melakukan susur sungai di Sungapi Sempor, Jum'at (21/2) lalu, pembina Pramuka SMPN 1 Turi, ditetapkan ...

3 Bahan Alami Pengganti MSG Dengan Rasa Umami

3 Bahan Alami Pengganti MSG Dengan Rasa Umami

Kuliner      

2 Apr 2020 | 124 Kak Min


Monosodium glutamat atau seringkali disingkat sebagai MSG merupakan salah satu bumbum yang dicampurkan pada masakan kita sebagai bumbu penyedap dan menghasilkan rasa yang lebih gurih dan ...

Kenali pemanfaatan jenis-jenis SPF untuk kulit Anda

Kenali pemanfaatan jenis-jenis SPF untuk kulit Anda

Kesehatan      

29 Mei 2020 | 92 Kak Min


Indonesia merupakan salah satu negara yang dilewati garis khatulistiwa. Keistimewaannya adalah melimpahnya sinar matahari dalam waktu yang cukup lama. Dengan banyaknya sinar matahari yang ...

Menghitung Nikmat dari Allah SWT Bisakah Kita Menghitungnya

Menghitung Nikmat dari Allah SWT Bisakah Kita Menghitungnya

Religi      

17 Apr 2020 | 150 Kak Min


Manusia itu selalu merasa kurang dan kurang, maka disitulah kita harus selalu banyak bersyukur karena sudah banyak sekali nikmat yang Allah berikan pada kita : ). Terkadang kita merasa ...

Menjaga Wudhu dan Menjauhkan Diri dari Virus

Menjaga Wudhu dan Menjauhkan Diri dari Virus

Kesehatan      

26 Feb 2020 | 79 Kak Min


mitra-media.com - Melaksanakan wudhu ternyata sangat bermanfaat terhadap kesehatan tubuh kita. Dr. Ahmad Syauqy Ibrahim, beliau merupakan seorang peneliti bidang penyakit dalam dan ...