Hujan Mulai Deras? 6 Tips Yang Perlu Kamu Lakukan Saat Rumah Dilanda Banjir

5 Jan 2020  |  647x | Ditulis oleh : Kak Min
Hujan Mulai Deras? 6 Tips Yang Perlu Kamu Lakukan Saat Rumah Dilanda Banjir

Jakarta - Curah hujan yang tinggi di awal tahun 2020 mengakibatkan Jabodetabek, dan beberapa daerah di Indonesia dilanda banjir. Bahkan, curah hujan awal tahun ini disebut sebagai yang tertinggi dengan curah hujan yang mencapai 377 milimeter (mm) dan mengalahkan rekor sebelumnya di tahun 2007 dengan curah hujan mencapai 340 mm.

Lantas, bagaimana tips yang tepat saat rumah kamu dilanda banjir? Kita simak.

1. Segera Matikan Aliran Listrik

Saat sudah terlihat tanda-tanda bahwa air mulai masuk di pekarangan rumah dan menggenangi bagian lantai rumah kamu, sebaiknya segeralah untuk mematikan aliran listrik. Karena, bila sampai listrik di rumahmu itu terhantarkan ke air, akan berakibat fatal untuk keselamatan kamu. Air hujan yang menggenang memiliki senyawa seperti garam, kalsium, atau ion magnesium yang menjadikan air sebagai penghantar (konduktor) listrik.

Setelah aliran utama listrik dimatikan, segeralah untuk mencabut semua peralatan listrik yang ada di rumahmu. Tempatkanlah peralatan tersebut di tempat yang tidak terkena air.

2. Selamatkan Dokumen Penting

Sejumlah dokumen penting tentu perlu kamu selamatkan saat banjir melanda. Dokumen penting yang berbahan kertas, tentu akan basah dan membuat luntur isi dari dokumen penting kamu itu. Lebih bagus, bila sejak awal kamu menempatkan dokumen penting dalam satu tempat atau wadah, sehingga saat banjir datang, kamu tidak pusing untuk mencari letak dimana dokumen penting itu disimpan.

Kamu perlu tahu, bahwa saat banjir melanda, waktu kita sangat terbatas untuk menyelamatkan barang-barang. Maka, kita tidak mungkin menyelamatkan semuanya, pilihlah yang prioritas.

3. Mengungsi ke Tempat Lain

Saat curah hujan tinggi dan tidak ada tanda-tanda hujan reda dalam waktu dekat, segeralah kamu untuk membuat rencana mengungsi ke tempat lain. Jika rumahmu hanya satu lantai, tentu ini menjadi hal yang sangat penting, apalagi bila ada orangtua atau lansia di rumahmu. Sebagai gambaran, Bekasi mengalami banjir terparah di tahun 2020 ini, dengan ketinggian air di beberapa tempat bahkan sampai lima meter.

Bila rumahmu berlantai dua, masih mungkin untuk tetap bertahan. Namun ingat, saat banjir pasti listrik akan mati. kamu harus tetap mengambil opsi untuk mengungsi ke tempat lain agar diri dan keluargamu selamat.

4. Hindari Menggunakan Mobil atau Berjalan Kaki

Saat arus banjir sedang deras, hindari untuk menggunakan mobil kamu. Alih-alih cepat sampai, air banjir akan menutupi jalan yang akan dilewati oleh kendaraanmu. Kamu tidak akan tahu dimana titik lubang di jalan maupun kerusakan-kerusakan yang terjadi. Hal ini tentu sangat beresiko. Apalagi, jika kamu memilih untuk berjalan kai saat arus banjir sedang deras.

Lebih baik, tunggu di tempat kamu sembari terus menghubungi sanak saudara dan tim evakuasi untuk memberikan informasi titik dimana kamu berada.

5. Siapkan Peralatan Darurat

Ada kemungkinan jika rumah kamu dilanda banjir, sedangkan tim evakuasi belum ada tanda-tanda untuk sampai ke titik kamu. Kondisi ini yang mendorong kamu perlu menyiapkan peralatan darurat, seperti jaket tebal, lilin, korek api/gasolin, dan makanan serta minuman yang cukup. Beberapa korban meninggal karena hipotermia. Artinya, salah satu hal yang harus kamu waspadai saat banjir adalah cuaca dingin.

6. Jaga Handphonemu Tetap Menyala

Banjir yang melanda rumah kamu akan mengakibatkan aliran listrik dimatikan kemudian secara serentak. Oleh karena itu, jaga alat komunikasi kamu untuk tetap hidup. Jangan digunakan untuk hal-hal yang tidak terlalu berguna. Karena, kita tidak tahu kapan alat komunikasi kamu bisa di-isi ulang saat proses evakuasi.

Gunakanlah untuk terus memberikan kabar terbaru tentang kondisi kamu kepada keluarga atau sahabat. Sehingga, mereka bisa sama-sama memonitor kondisi kamu dan memberikan kamu bantuan yang diperlukan dengan segera.

--

Demikian, tips dari Kak Min yang dibuat untuk kamu. Tetap jaga kesehatan dan perhatikan juga sampah di sekitarmu ya!

Baca Juga:
Mau Umrah, tapi Pembiayaan dari Hasil Berhutang, Bolehkah?

Mau Umrah, tapi Pembiayaan dari Hasil Berhutang, Bolehkah?

Religi      

9 Maret 2020 | 612 Kak Min


pembiayaan umrah berhutang - Dapat melaksanakan ibadah umroh, merupakan keinginan seluruh umat Islam. Namun begitu, hukum umrah pada dasarnya adalah Sunat. Namun, karena begitu ...

Mengenal Lebih Dekat Habib Rahman Walikota Inggris yang Sederhana

Mengenal Lebih Dekat Habib Rahman Walikota Inggris yang Sederhana

Mancanegara      

17 Jun 2021 | 465 Kak Min


Habib Rahman namanya cukup populer dikalangan muslim Newcastle-upon-Tyne Inggris. Ia merupakan muslim pertama yang menjadi walikota Newcastle-upon-Tyne, Inggris. Dalam keseharianya Habib ...

Tentang Isu Reshuffle Kabinet Indonesia Maju, Ini Kata Presiden

Tentang Isu Reshuffle Kabinet Indonesia Maju, Ini Kata Presiden

Nasional      

26 Feb 2020 | 676 Kak Min


mitra-media.com - Isu Reshuffle Kabinet sempat terhembus, terutama di jagat maya. Isu ini pertama kali dimunculkan oleh netizen yang pada pemilu presiden 2019 lalu, menjadi relawan ...

Bersemangat dan Sehat dengan Bersepeda Yuk

Bersemangat dan Sehat dengan Bersepeda Yuk

Kesehatan      

16 Jul 2020 | 421 Kak Min


Buat Anda yang suka olahraga, saat ini lagi booming nih olahraga bersepeda. Selain jalan kakai bersepeda juga adalah kegiatan yang sangat menyehatkan , selain itu secara signifikan jalan ...

Ini 6 Kebiasaan Buruk yang Meningkatkan Resiko Tertular Penyakit Meningitis

Ini 6 Kebiasaan Buruk yang Meningkatkan Resiko Tertular Penyakit Meningitis

Kesehatan      

9 Apr 2020 | 1140 Kak Min


Penyakit Meningitis, sedang banyak diperbincangkan, salahsatunya karena menjadi penyebab meninggalnya musisi ternama tanah air, Glenn Fredly. Selain itu, penyakit meningitis semakin menjadi ...

Jaga Sehatmu Sebelum Datang Sakitmu, Sehat Bersama Neurobion

Jaga Sehatmu Sebelum Datang Sakitmu, Sehat Bersama Neurobion

Kesehatan      

12 Apr 2021 | 511 Kak Min


Penyakit datang tak pandang usia, baik itu muda atau tua, jika anda sering mengeluhkan sakit pada ujung kaki, rasanya seperti terbakar dan seperti ditusuk-tusuk, dan rasa sakit itu makin ...