Anwar Abbas : Aktivitas Ekonomi Indonesia Harus Religius Jangan Sekuler

13 Jan 2021  |  478x | Ditulis oleh : Kak Min
Anwar Abbas : Aktivitas Ekonomi Indonesia Harus Religius Jangan Sekuler

Indonesia memang bukan negara Islam, tetapi sebatas agama mayoritas di negara ini. Tetapi peraturan yang dibuat sejak zaman dulu selalu melalui pendapat para ulama dan tidak lepas dari ajaran Islam. Sejarah kemerdekaan pun tidak lepas dari para ulama dan para pejuang yang beragama Islam.

Bahkan dalam pencetusan butir-butir dalam Pancasila pun tidak lepas dari pendapat para ulama, lalu tercipta lah sila pertama “Ketuhanan Yang Maha Esa”.

Sedangkan pada saat ini peraturan dan ketentuan negara sepertinya semakin jauh bahkan seperti menghindari ajaran Islam.

Ketua pimpinan pusat muhammadiyah, Dr. H. Anwar Abbas mengingatkan pemerintah untuk menjalankan pembangunan dan aktifitas ekonomi yang bersifat religius dan tidak boleh sekuler yang hanya mencari profit semata. Hal ini diamanatkan secara jelas dalam pancasila.

Sistem ekonomi yang berdasar dalam pancasila, dimana sila pertamanya yaitu sila ketuhanan yang Maha Esa. Sila ketuhanan yang Maha Esa itu menjadi dasar untuk memimpin ke jalan benar, adil, baik, jujur dan persaudaraan.

“Disini saya lihat letak masalahnya, saat ini banyak sekali orang yang menyatakan dirinya pancasila tetapi dalam kehidupan sehari-hari tampak sekali pancasila itu hanya ada di bibir mereka, sementara fakta dan realitanya pandangan mereka dan ekonomi kita sekarang sudah sangat liberalistik dan kapitalistik sekali.

Dimana hukum yang berlaku adalah survival of the fittest sehingga rakyat lapisan bawah benar-benar dibuat tidak berdaya.”kata Abbas dalam webminar nasional, economic out look 2021 “menjawab ketidakpastian ekonomi; posisi dan peran stateegis muhammadiyah” pada selasa (12/1).

Untuk itu ditambahkan Abbas, supaya tercipta keadilan ekonomi yang diinginkan di Indonesia kita harus mengikuti arahan Bung Hatta. Menurut Hatta harus membangun suatu masyakat yang melaksanakan keadilan ilahi yaitu keadilan yang setinggi-tingginya karena dalam masyarakat seperti itulah keadilan sosial dalam arti yang sebenarnya akan dapat terwujud dan diwujudkan.

Berita Terkait
Baca Juga:
Trik Berjualan Laris Manis Dimasa Pandemik

Trik Berjualan Laris Manis Dimasa Pandemik

Tips      

14 Mei 2020 | 736 Kak Min


Indonesia masih dilanda corona, pandemik virus corona masih merajalela bukan hanya di Indonesia tapi juga di seluruh dunia. Saat ini banyak sekali pengangguran karena banyak perusahaan dan ...

Inilah Penyebab Natuna Diklaim Oleh Negara Tiongkok

Inilah Penyebab Natuna Diklaim Oleh Negara Tiongkok

Nasional      

16 Jan 2020 | 859 Kak Min


Mitra-media.com - Indonesia merupakan Negara kepulauan yang di dalamnya dianugerahi banyak kekayaan alam, tak terkecuali Natuna. Natuna merupakan salahsatu dari 514 Kabupaten di Indonesia. ...

NKCTHI : Film Mengundang Banyak Air Mata Sudah Tayang di Bioskop

NKCTHI : Film Mengundang Banyak Air Mata Sudah Tayang di Bioskop

Film      

12 Jan 2020 | 1305 Kak Min


Mitra-Media, Jakarta - Indonesia, awal tahun 2020 akan dibanjiri film-film baru lho sobat. Nah, salahsatunya adalah film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini atau yang viral ...

Tentang Kesepian Dalam Pernikahan

Tentang Kesepian Dalam Pernikahan

Nasional      

26 Sep 2021 | 412 Kak Min


Suami saya benar-benar menyukai geometri, dan begitu dia menguasai hal-hal yang rumit dalam bidang itu, dia suka melakukannya bersama saya dengan detail yang tepat. Jika dia melihat ...

HP 3 Jutaan Paling Hype Buat Gaming

HP 3 Jutaan Paling Hype Buat Gaming

Nasional      

2 Jun 2020 | 644 Kak Min


Game online merupakan suatu permainan yang memang super seru untuk dilakukan. Bahkan dari anak kecil sampai orang dewasa pun menyukai permainan game online. Jenis game online saat ini pun ...

Sertifikasi Penceramah akan Segera Dilaksanakan, Menag: Bagi yang Mau

Sertifikasi Penceramah akan Segera Dilaksanakan, Menag: Bagi yang Mau

Nasional      

26 Feb 2020 | 1091 Kak Min


mitra-media.com - Sempat ramai dengan adanya rencana sertifikasi untuk penceramah, isu tersebut kembali muncul. Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi menyampaikan bahwa sertifikasi untuk ...