Ingin Anak Kuat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadan? Ikuti 5 Tips Penting ini

23 Apr 2020  |  144x | Ditulis oleh : Kak Min
Ingin Anak Kuat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadan? Ikuti 5 Tips Penting ini

Sudah sewajarnya, anak-anak diajarkan sejak dini untuk berlatih berpuasa. Meskipun begitu, ada saja keluhan dari mereka ketika menjalani ibadah puasa. Nah, sebenarnya bagaimana cara yang tepat untuk mengajarkan mereka agar dapat kuat berpuasa sampai adzan Maghrib?

Seorang dokter anak, dr. Caessar Pronocitro, Sp.A., M.Sc, berbagi tips-nya mengenai hal yang seharusnya diperhatikan oleh orangtua agar anak dapat menjalani ibadah puasa dengan lancar. Nah, apa saja tips-nya? Mari kita bahas bersama.

Memahami usia ideal mengajarkan anak berpuasa

Sejak usia enam tahun, seorang anak sudah bisa diajarkan untuk berpuasa, sampai seharian. Namun, hal ini menurut dr Caessar perlu diajarkan secara bertahap, tidak sekaligus. Karena, kesiapan seorang anak memang ada aturannya.

"Kesiapan anak memang tidak ada aturannya, namun idealnya saat anak memasuki usia enam tahun mulai ajari puasa dari durasi pendek atau sampe jam 12 siang, lalu jika ia kuat teruskan hingga adzan magrib," jelas dr. Caessar.

Tetap terhidrasi

Siapkan cairan yang cukup agar terjaga dari dehidrasi selama seharian penuh. Air menjaga tubuh untuk terhindar dari dehidrasi yang bisa datang sejak berpuasa antara fajar sampai dengan senja. Biasanya, anak meminum air di siang hari. Nah, ketika berpuasa, berikan cairan yang cukup untuk anak, ketika berbuka, sebelum tidur, dan ketika sedang menyantap sahur. Anda perlu mengetahui ciri bahwa anak anda terkena dehidrasi, yakni mata cekung, lemas, bibir kering, dan intensitas buang air kecil berkurang.

Nutrisi

Anda perlu memperhatikan asupan nutri, baik ketika berbuka maupun ketika santap sahur. Hal ini, agar daya tahan tetap terjaga selama berpuasa. Apalagi, kondisi saat ini di tengah wabah pandemi covid-19 yang mengharuskan imun kita tetap baik. Anda perlu mencukupkan nutrisinya, seperti terpenuhinya vitamin D yang bersumber dari sinar matahari, yang didukung juga dengan vitamin B kompleks lain. Selain itu, asupan vitamin A, B, C, dan E dari makanan, serta kandungan nutrisi lainnya perlu sangat diperhatikan.

"Sayur, makanan protein, hingga berjemur bisa dilakukan untuk meningkatkan imunitas tubuh anak saat puasa. Berjemur tak perlu lama, 15 menit setiap 2-3 kali seminggu," papar dr Caessar.

Multivitamin

Asupan makanan bergizi perlu dipenuhi dengan baik, termasuk memberikan tambahan multivitamin seperti Sakatonik ABC yang diberikan kepada anak Anda. Anda bisa memberikan dengan dua multivitamin ketika santap sahur, dan satu multivitamin ketika sedang berbuka puasa.

“Apalagi sebentar lagi akan memasuki bulan Ramadan, asupan vitamin perlu untuk mendukung aktivitas kegiatan mereka sehari-hari sehingga anak-anak dapat secara maksimal beraktivitas seperti biasa walaupun sedang ikut berpuasa,” ujar dr. Helmin Agustina Silalahi.

Olahraga ringan

Ketika berpuasa, bukan berarti menghindar dari olahraga. Meskipun sedang dalam keadaan berpuasa, anak dapat didorong untuk melakukan olahraga dynamic strecthing, seperti menggerakkan sendi leher, bahu, tangan, pinggang, dan sendi kaki.

"Intensitas olahraga ini sedang jadi bisa dilakukan anak saat puasa. Tak harus pagi, bisa dilakukan sore hari sebelum buka puasa. Asalkan jangan olahraga berat yang membuat anak kelelahan," papar. dr. Zeth Boroh, Sp.KO, Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga.

Baca Juga:
Sulit untuk Menghafal Al Qur'an? Ini 4 Cara dari Ustadz Adi Hidayat

Sulit untuk Menghafal Al Qur'an? Ini 4 Cara dari Ustadz Adi Hidayat

Religi      

28 Feb 2020 | 167 Kak Min


mitra-media.com - Tidak sedikit yang senantiasa mengeluh mengenai sulitnya untuk menghafal dan merasa bahwa ingatan mereka sangat buruk. Apalagi, bagi para pelajar atau orang-orang ...

Mencoba Mengambil Keuntungan Tinggi dengan Menimbun Masker, Akhirnya Dua Warga digerebek Polisi

Mencoba Mengambil Keuntungan Tinggi dengan Menimbun Masker, Akhirnya Dua Warga digerebek Polisi

Nasional      

4 Maret 2020 | 150 Kak Min


mitra-media.com -  Di tengah kelangkaan masker maupun hand sanitizer di pasar, ada saja pihak yang sengaja untuk menimbun agar dapat memperoleh keuntungan yang besar. Akhirnya, ...

Ladang Bisnis Baru Lewat Mahalnya Biaya Rapid Test, Benarkah?

Ladang Bisnis Baru Lewat Mahalnya Biaya Rapid Test, Benarkah?

Nasional      

29 Jun 2020 | 14 Kak Min


Guna menekan angka penyebaran dan penularan covid-19 , pemerintah gencar melakukan test cepat atau sering kita dengar dengan rapid test. Namun langkah pemerintah tersebut banyak menuai ...

Benarkah Virus Corona Tanda Akhir Zaman?

Benarkah Virus Corona Tanda Akhir Zaman?

Religi      

1 Maret 2020 | 214 Kak Min


Mitra-media.com - Dunia saat ini digemparkan dengan adanya fenomena penyakit yang datang dari salah satu kota di China, yakni kota Wuhan. Penyakit tersebut bisa mengakibatkan seseorang ...

Ini 6 Kebiasaan Buruk yang Meningkatkan Resiko Tertular Penyakit Meningitis

Ini 6 Kebiasaan Buruk yang Meningkatkan Resiko Tertular Penyakit Meningitis

Kesehatan      

9 Apr 2020 | 587 Kak Min


Penyakit Meningitis, sedang banyak diperbincangkan, salahsatunya karena menjadi penyebab meninggalnya musisi ternama tanah air, Glenn Fredly. Selain itu, penyakit meningitis semakin menjadi ...

Trik Membuat Anak GTM kembali Makan dengan Lahap

Trik Membuat Anak GTM kembali Makan dengan Lahap

Tips      

11 Jun 2020 | 85 Kak Min


Salah satu permasalahan umum yang membuat banyak orang tua merasa kewalahan adalah anak GTM. GTM sendiri merupakan singkatan dari Gerakan Tutup Mulut dimana biasanya dalam kejadian ini anak ...