Banyak faktor yang dikaitkan dengan masalah Carpel tunnel syndrome (CTS) pada ibu hamil. Walaupun tidak secara langsung menjadi penyebab, tpi CTS bisa meningkatkan risiko kerusakan pada saraf median.
Berikut ini adalah beberapa faktor risiko yang mungkin menjadi penyebab CTS saat hamil :
- Fraktur atau dislokasi pergelangan tangan
- Diabetes
- Inflamasi
- Penggunaan obat-obatan
- Kelebihan berat badan
- Faktor pekerjaan
Selain kebas gejala lain CTS pada ibu hamil yaitu :
- Nyeri yang menjalar ke lengan dan bahu
- Sensasi terbakar
- Seperti tertusuk jarum
- Mati rasa
- Sakit pada pergelangan tangan
- Kelemahan menggenggam atau mencengkram
Awalnya mungkin gejala tersebut kadang timbul kadang hilang, tetapi pada kondisi yang parah gejalanya bisa berdampak pada kerusakan saraf.
Tentu saja itu akan mengganggu aktivitas, bahkan anda akan kesulitan mengambil benda-benda kecil dengan tangan atau sekedar mengancing baju atau membuka toples dan lainnya.
Hal-hal yang dapat memperburuk gejala yang anda alami seperti :
- Sering mengulang gerakan tangan yang sama
- Menjaga tangan di posisi yang sama dalam waktu yang lama
- Menopang berat badan dengan lengan yang diluruskan
Oleh karena itu sebelum kondisi anda semakin memburuk, segera periksa ke dokter untuk mendapatkan penanganan secepatnya.
Walau begitu anda tak perlu merasa khawatir, karena biasanya tangan kebas yang anda rasakan itu akan menghilang setelah bayi anda terlahir atau pada saat pembengkakan pada tubuh berkurang.
Tetapi ada beberapa ibu gejalanya bisa bertahan sampai satu tahun setelah kelahiran bayi.
Atau bisa juga anda lebih mungkin untuk mengembangkan CTS apabila memiliki orang tua atau keluarga yang pernah mengalaminya juga, termasuk jika anda pernah mengalami cedera pergelangan tangan sebelumnya.
Cara mengatasi tangan kebas akibat CTS adalah :
- Menggunakan belat
Mengenakan belat pergelangan tangan di malam hari untuk membantu meringankan gejala tangan sakit saat hamil. Dilansir dari New Parent Support, belat akan membantu menjaga pergelangan tangan anda dalam posisi yang baik dan mengurangi tekanan pada saraf.
Selama empat minggu jika anda menggunakan belat saat tidur untuk mengurangi rasa kebas pada tangan saat hamil.
- Kurangi asupan natrium
Jika anda ingin mengurangi pembengkakan di tubuh yang membuat tangan terasa kebas, hal pertama yang harus di lakukan adalah dengan mengurangi asupan garam. Natrium dapat dengan cepat diserap oleh sel dan mampu menarik air ke dalamnya sehingga menyebabkan retensi air.
Kurangi garam dan perbanyak minum air saat hamil untuk meredakan sakit akibat gejala CTS.
- Kompres dengan air es
Ada beberapa ibu hamil yang berhasil merasa terbantu dengan mengompres tangannya dengan es batu, caranya kompres es yang telah dibungkus handuk ke pergelangan tangan Selama sekitar 10 menit. Anda bisa melakukannya beberapa kali dalam sehari untuk mengurangi pembengkakan yang memicu tangan kebas.
- Lakukan peregangan tangan
Selanjutnya anda mungkin bisa melakukan peregangan tangan untuk meredakan rasa sakit saat hamil. Mulailah dengan menggenggam satu pergelangan tangan dengan tangan yang lainnya. Lalu pijat perlahan dengan gerakan melingkar, mungkin ini akan mengurangi tekanan pada araf.
Kemudian regangkan tangan dan lengan pelan-pelan pastikan tidak melakukan beberapa gerakan yang dapat memperburuk CTS pada ibu hamil.
Anda bisa menghentikan peregangan jika ada gerakan yang mulai terasa tidak nyaman.
Apabila anda merasakan gejala makin parah, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapat penanganan yang tepat.
