Mitra-Media – Australia menghadapi kebakaran hutan terburuk dalam beberapa dekade terakhir. Sejak akhir Juli 2019, sudah banyak kawasan yang hancur akibat kebakaran ini. Kondisi ini semakin parah dengan cuaca panas yang terus-menerus serta kekeringan yang berkepanjangan. Berikut beberapa fakta yang perlu kamu ketahui mengenai kebakaran yang terjadi di Australia.
1. Seluruh Negara Bagian Australia Mengalami Kebakaran
Titik api terjadi di seluruh negara bagian Australia, dan diantaranya New South Wales terkena dampak yang paling buruk. Api diketahui sudah menghanguskan ratusan hektar hutan, semak, maupun lahan. Bahkan, taman nasional seperti Blue Mountains pun tak luput dari bencana yang mengerikan ini. Selain itu, dua kota besar di Australia pun (Melbourne dan Sydney) terkena dampaknya, asap tebal diketahui menyelimuti pusat kota. Bahkan, pada Desember 2019 kemarin, kondisi asap di Sydney membuat kualitas udara 11 kali lipat lebih tinggi dari tingkat "berbahaya".
2. Akibat musim panas berkepanjangan
Setiap tahun di Australia memang terjadi kebakaran selama musim panas akibat cuaca panas dan kering sehingga api mudah menyala dan menyebar. Penyebab alaminya adalah sambaran petir di hutan yang terkena dampak kekeringan. Petir kering ini bertanggung jawab terhadap sejumlah kebakaran di wilayah East Gippsland Victoria pada akhir Desember 2019. Namun, ada juga . kebakaran yang disebabkan karena ulah manusia yang sengaja melakukan pembakaran hutan.
3. Perubahan iklim memperburuk keadaan
Kebakaran tahun 2019 sangat besar dan masif sehingga membuat usaha pemadaman sulit dilakukan. Benua Australia mengalami salah satu masa kekeringan terburuk sepanjang beberapa dekade terakhir. Gelombang panas pada bulan Desember 2019 memecahkan rekor sebagai suhu rata-rata tertinggi, beberapa daerah bahkan mencapai suhu di atas 40 derajat Celcius. Angin kencang juga membuat api dan asap menyebar lebih cepat. Para ahli mengatakan perubahan iklim telah memperburuk dampak dari bencana alam seperti kebakaran dan banjir. Cuaca berubah lebih ekstrem, dan selama bertahun-tahun, kebakaran telah mulai lebih awal di musim ini dan menyebar dengan intensitas yang lebih besar.
4. Kerusakan meliputi jutaan hektar hutan dan ribuan rumah hancur terbakar
Kerusakan struktural terberat terjadi di NSW, negara bagian terpadat di negara itu, dengan hampir 1.300 rumah telah hancur dan lebih dari 440 rusak. Secara total, lebih dari 5,9 juta lahan telah terbakar di enam negara bagian Australia. Yang paling parah terkena dampaknya adalah NSW, dengan 3,6 juta hektar lahan yang terbakar. Sebagai pembanding, kebakaran hutan Amazon pada 2019 membakar lebih dari 7 juta hektar. Sementara kebakaran di California, Amerika Serikat, yang kebakaran hutannya sangat besar, melahap lebih dari 100 ribu hektar lahan pada tahun 2019. Sebanyak 24 orang di seluruh Australia telah meninggal pada musim kebakaran ini, termasuk beberapa petugas dan relawan pemadam kebakaran. Satwa liar juga tak luput menjadi korban. Hampir sepertiga koala di NSW kemungkinan mati dan sepertiga dari habitat mereka telah hancur.
