Breaking

Ingin upgrade skill tanpa ribet? Temukan kelas seru dan materi lengkap hanya di YukBelajar.com. Mulai langkah suksesmu hari ini! • Mau lulus? Latih dirimu dengan ribuan soal akurat di tryout.id.

Sertifikasi Penceramah akan Segera Dilaksanakan, Menag: Bagi yang Mau

Sertifikasi Penceramah akan Segera Dilaksanakan, Menag: Bagi yang Mau

Editor
Editor
calendar_today
schedule 2 min read

mitra-media.com – Sempat ramai dengan adanya rencana sertifikasi untuk penceramah, isu tersebut kembali muncul. Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi menyampaikan bahwa sertifikasi untuk penceramah, adalah diperuntukan bagi seluruh agama, tidak hanya Islam saja. Adapun mengenai program ini, dirinya menegaskan tidak ada pemaksaan.

"Masalah penceramah bersertifikat. Itu yang lalu pada sidang kabinet dipimpin Wapres (Wapres Ma'ruf Amin), sudah diputuskan namanya penceramah bersertifikat. Berarti berlaku untuk semua agama, bagi yang mau. Yang tidak (mau), nggak apa-apa," ujar Fachrul saat melangsungkan rapat bersama dengan Komisi VII DPR RI, di gedung Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (26/2) tadi.

Menag menyampaikan bahwa kementerian agama sudah mendata sekaligus membuat perencanaan pelaksanaan program sertifikasi penceramah tersebut. Fachrul kemudian mengatakan bahwa tidak lama lagi, program sertifikasi bagi penceramah itu akan dilaksanakan dan segera dimulai.

"Jadi paling nggak sudah terinventarisasi. Rencana kita memang dalam waktu dekat akan segera dimulai," kata Fachrul.

Sisi lain, Dirjen Bimas Islam Kemenag Muhammadiyah Amin berujar bahwa pogram sertifikasi bagi para penceramah bukanlah sebagai usulan dari kementerian agama. program tersebut sebenarnya ada di bawah KH Ma'ruf Amin, wakil presiden RI, bersama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI).

"Sertifikasi mubalig sebenarnya bukan keinginan kami, yang menjadi isu yang sangat viral. Tapi sesungguhnya sertifikasi mubalig ini sudah dikelola oleh DMI bersama Wakil Presiden," ungkap Amin.

Namun, dirinya mengatakan lebih lanjut bahwa pihak kemenag telah menyiapkan anggaran sertifikasi penceramah dan menunggu kebijakan dari menteri agama sekaitan dengan pelaksanaannya.

"Sesungguhnya dananya ada sama Bimas Islam. Tapi bagaimana pelaksanaannya nanti kami minta kebijakan Pak Menteri agama," kata Amin.

Diketahui, sebelumnya Wapres RI, KH Ma'ruf Amin, mendorong agar para penceramah disertifikasi. Dirinya menganggap, bahwa seorang penceramah perlu untuk membawa kemaslahatan bagi masyarakat yang lebih luas.

"Khatib itu omongannya betul-betul harus membawa kemaslahatan. Makanya perlu ada sertifikasi khatib, yang bacaannya benar, komitmennya benar, diberi sertifikat. Nanti Ikatan Khatib DMI (Dewan Masjid Indonesia) mempertanggungjawabkan itu," ucap Ma'ruf ketika membuka agenda Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II dan halaqah Khatib Indonesia, di Istana Wapres, Jakarta, Jumat (14/2) yang lalu. (Rm/Red)