Breaking

Ingin upgrade skill tanpa ribet? Temukan kelas seru dan materi lengkap hanya di YukBelajar.com. Mulai langkah suksesmu hari ini! • Mau lulus? Latih dirimu dengan ribuan soal akurat di tryout.id.

Menghitung Nikmat dari Allah SWT Bisakah Kita Menghitungnya

Menghitung Nikmat dari Allah SWT Bisakah Kita Menghitungnya

Editor
Editor
calendar_today
schedule 2 min read

Manusia itu selalu merasa kurang dan kurang, maka disitulah kita harus selalu banyak bersyukur karena sudah banyak sekali nikmat yang Allah berikan pada kita : ). Terkadang kita merasa bangga dengan segala yang Allah berikan hingga lupa bersyukur kepadaNYA. Astaghfrullah….padahal kita hidup tidak bisa makan dan minum jika kita tidak mempunyai mulut yang sudah dikasih Allah kepada kita.

Sejatinya jika kita pandai bersyukur  maka kita akan selalu diberi nikmat yang lebih oleh Allah. Kita sadar bahwa segala sesuatu yang kita miliki adalah hanya titipan dan milik Allah. Sehingga tidak terlalu possessive terhadapat apa yang sudah kita miliki itu karena kita sadar bahwa itu milik Allah. Dampak dari sikap kita yang berlebihan itu bisa mengakibatkan kita akan lebih mencintai dunia dan akan takut mati bahkan takut menjadi miskin. Bahkan kita juga takut jika sewaktu-waktu semua yang kita miliki akan diambil lagi oleh Allah.

Maka kita harus selalu beranggapan bahwa apa yang sudah kita miliki adalah titipan Allah, maka kita termasuk orang-orang yang beruntung. Seperti pelajaran seorang tukang parker, dia bisa menaiki motor satu-satu atau mobil yang dia jaga tapi saat orang yang menitipkannya mengambil kendaraanya si tukang parker itu harus rela motor atau mobil yang di jaganya itu diambil oleh si empunya, karena si tukang parker itu sadar bahwa motor atau mobil yang dia jaga itu bukan miliknya. Begitu juga kita manusia harusnya bisa bersikap demikian dalam menyikapi kenikmtan-kenikmatan yang sudah Allah berikan kepada kita.

Harus disyukuri dan jangan terlalu merasa memiliki yang sangat berlebihan sehingga menjerumuskan kita kepada perilaku kufur. Sehingga ketika Allah mencabut salah satu nikmat kita, kita tidak berkecil hati, apalagi sampai kita menyalahkan Allah dan menuduh Allah bersikap tidak adil kepada kita. Nikmat tidak hanya berupa materi saja, ada nikmat Iman islam, kesehatan, dan lain-lain dari kita bangun tidur sampai kita tidur kembali di malam hari, itu semua adalah nikmat yang tidak bisa kita hitung satu-satu. Allah akan memberikan kenikmatan yang lebih apabila kita banyak bersyukur atas apa yang sudah Allah berikan kepada kita.