Saat ini banyak sekali masyarakat bingung mengapa mereka harus berdiam diri di rumah padahal mereka merasa tidak membawa penyakit. Hal ini tentu mengundang kebingungan yang ada pada benak mereka, kepada siapa harus meminta perlindungan dan siapa saja yang berpengaruh dalam penanganan covid 19 ini. Berikut kami Jelaskan 3 sosok yang paling berpengaruh dalam penuntasan covid 19.
Tenaga Medis
Dulu, jika kita mendengar kata pahlawan hal yang muncul di benak kita adalah orang yang pernah berjuang untuk memerdekakakn negara Republik Indonesia. Berbeda hal nya pada saat ini. Jasa seorang dokter begitu sangat di elu elukan. Tidak ada yang salah, karena merekalah yang menjadi garda terdepan dalam mengatasi masalah covid 19 ini. Mereka bersentuhan langsung dengan pasien yang positif dan merawatnya dengan penuh kesabaran.
Meskipun harus menggunakan APD (Alat pelindung diri) yang lengkap setiap kali masuk ke ruang isolasi, mereka tetap berjuang demi terputusnya mata rantai covid 19 ini. Bahkan tak jarang diantara mereka yang memberikan pelayanan menarik terhadap pelanggannya seperti memberikan kado hadiah ulang tahun berupa bolu yang dibawanya. Hal ini lah yang menjadikan tenaga medis saat ini sebagai seorang pahlawan.
Pemerintah
Berbicara tentang pemerintah, maka tak lepas dari yang namanya politik. Hampir setiap kebijakan yang dikeluarkannya selalu menuai pro dan kontra. Ya namanya manusia ya, tak terkecuali pada musim seperti ini. Beberapa kebijakan pemerintah sangat diharapkan bijak terhadap situasi saat ini. Masyarakat menginginkan pemerintah bisa mengeluarkan kebijakan yang meminimalisir kerugian rakyatnya.
Peran pemerintah pada masa covid 19 ini memang sangat berpengaruh besar terhadap tatanan kehidupan masyarakat. Misal dalam kebijakan ekonomi, pemerintah memberhentikan terlebih dahulu kegiatan-kegiatan industri baik yang bersifat mikro maupun makro. Hal ini tentu bukan hal yang mudah untuk diputuskan karena menyangkut pemasukan pula terhadap kas negara.
Dalam kebijakan kegamaan pemerintah juga sangat berhati-hati karena menyangkut masalah privasi seseorang dalam beribadah. Pasalnya, hal-hal yang bersifat wajibpun jika dilaksanakan secara ramai untuk saat ini perlu ditiadakan. Al-hasil peran MUI cukup membantu permasalah yang terjadi dalam bidang keagamaan, khususnya agama mayoritas di Indonesia yakni Islam.
Diri kita sendiri
Siapa sangka ternyata kita sendirilah sosok ke 3 yang mampu mengatasi Covid 19 ini. Segala sesuatu berawal dari diri sendiri. Faktanya, meskipun pemerintah telah membuat kebijakan untuk menyuruh masyarakat berdiam diri di rumah, namun tidak sedikit masyarakat yang masih menjalankan aktifitas seperti biasanya. Mereka beranggapan bahwa mereka dan wilayah mereka tidak berpotensi tertular atau menularkan virus.
Sejatinya, jika sesuatu dilakukan untuk kepentingan bersama maka seharusnya tidak ada keegoisan diri dalam melaksanakan kebijakan yang telah keluar. Toh ternyata yang terkena kasus positif corona bukan hanya orang yang bergejala saja. Orang yang terlihat sehatpun bisa mengalami positif corona. Maka dari itu sebaiknya kita menuruti kebijakan untuk tetap berdiam diri di rumah demi kepentingan bersama.
