Dalam Al-Quran surat Yusuf ayat ke- 4 terdapat pesan tersirat mengenai fungsi seorang ayah dan ibu. Asbabun-nuzul ayat tersebut menceritakan Nabi Yusuf yang bermimpi melihat 11 bintang, bulan dan matahari sujud kepadanya. Dalam ayat tersebut, Ayah dianalogikan dengan kata As-syams (matahari), sedangkan ibu dianalogikan dengan kata Qomar (bulan). Berikut selangkapnya!
Ayah
Ayah dianalogikan dengan kata “Asy-syamsa” (Matahari). Kira-kira apa pesannya ya guys?
Pertama, jika kita perhatikan matahari, semakin kita melihatnya maka mata kita akan semakin silau.
Seperti itulah seorang ayah seharusnya. Semakin anak melihatnya, seorang ayah harus terlihat berwibawa karena ayah merupakan pemimpin keluarga.
Kedua, matahari itu berada di siang hari.
Seorang ayah hendaknya memiliki kapasitas untuk menafkahi keluarganya. Hal yang lumrah dalam mencari penghasilan adalah di siang hari, makanya ayah dianalogikan seperti matahari.
Ketiga, matahari memiliki panas yang menyengat namun tidak membakar.
Sifat ketiga ini bisa digunakan seorang ayah untuk mendidik anaknya atau melindungi keluarganya. Untuk mendidik anaknya, seorang ayah hendaknya memiliki sikap tegas namun tidak sampai menyakiti hati. Sedangkan fungsi lainnya, seorang ayah harus bisa melindungi keluarganya dari orang yang berusaha menyakitinya secara fisik.
Ibu
Masiih dalam AL-Quran surat Yusuf ayat ke-4. Seorang ibu dianalogikan dengan “qomarun” (Bulan). Mengapa ya?
Pertama, ketika kita memandang bulan, hati cenderung tenang.
Seperti itulah harusnya seorang ibu. Ibu hendaknya menjadi tempat yang menenangkan untuk anaknya, bukan malah menjadi tempat yang menakutan. Ibu merupakan sosok yang seharusnya menjadi tempat curhat dan mengadu seorang anak untuk berkonsultasi tentang masalah yang dimilikinya.
Kedua, bulan adanya di malam hari.
Ingatkah kita ketika masih kecil, kita sering membangunkan ibu kita di malam hari? Ya, karena buang air kecil/ besar, atau bahkan karena kita menangis. Peran ibu di malam hari begitu sangat kompleks. Selain dari kewajibannya mengurus anak, ia juga berkewajiban melayani suaminya ketika pulang bekerja di malam hari.
Ketiga, bulan memantulkan cahaya matahari.
Dalam pelajaran sains, kita mengenal teori bulan itu memantulkan cahaya dari matahari alias tidak memiliki cahaya sendiri. Selain dari peran sebagai seorang ibu, seorang perempuan yang sudah berkeluarga juga memiliki peran menjadi seorang istri yang harus patuh terhadap suaminya selama tidak menentang aturan Allah SWT.
Nah itu dia peran dari ayah, ibu atau suami dan istri yang seharusnya dilakukan berdasarkan sudut pandang AL-Quran. Semoga kita bisa menjadi keluarga yang harmonis ya! Aamiin..
