Breaking

Ingin upgrade skill tanpa ribet? Temukan kelas seru dan materi lengkap hanya di YukBelajar.com. Mulai langkah suksesmu hari ini! • Mau lulus? Latih dirimu dengan ribuan soal akurat di tryout.id.

Bid’ah Bukan Dalam Urusan Dunia

Bid’ah Bukan Dalam Urusan Dunia

Editor
Editor
calendar_today
schedule 2 min read

Orang yang tidak faham suatu masalah memang suka asal bicara. Perlu sekali ditegaskan bahwa yang dimaksudkan dengan bid’ah yang tercela sehingga membuat amalannya tertolak adalah, bid’ah dalam agama dan bukanlah perkara baru dalam urusan dunia yang tidak ada contoh sebelumnya. Seperti naik motor, naik becak, naik sepeda, naik pesawat, naik mobil, dan sebagainya.

“dikit-dikit dibilang bid’ah, dikit-dikit bid’ah? Mau baca surat yasin tiap malam jumat dibilang bid’ah, mau dzikir 7777 kali tiap malam Rabu Pahing dibilang bid’ah, ini bid’ah, itu bid’ah, kalau begitu pergi haji pake unta aja kayak zaman Nabi, pesawat kan ga ada di zaman Nabi, itu Bid’ah pakai pesawat…”

Contoh komentar diatas adalah komentar orang yang belum mengerti hakikatnya bid’ah, padahal memahami bid’ah sama pentingnya dengan memahami sunnah, sebagaimana pentingnya memahami syirik lawan dari tauhid.

Kalau dulu kaum muslimin berangkat haji dengan mengendarai unta, kemudian terus berkembang hingga menggunakan pesawat terbang. Namun pesawat terbang yang orang gunakan untuk pergi ibadah haji saat ini, bukanlah tujuan utama dari ibadah haji.

Dan orang yang menggunakan pesawat terbang untuk pergi ibadah haji, tidak menjadikan pesawat terbang sebagai salah satu syarat dalam ibadah haji.

Pesawat terbang bisa diganti atau bahkan tidak di gunakan apabila ada sarana transportasi yang lebih baik.

Dan apakah orang yang pergi haji naik pesawat terbang itu berpikir bahwa jika dengan menggunakan pesawat terbang, ibadah hajinya akan jadi lebih mabrur?

Atau mereka meyakini kalau kendaraan yang digunakan untuk pergi ibadah haji tesebut hanya sebagai sarana transportasi.

Berbeda dengan syarat-syarat dan rukun-rukun dalam ibadah haji, tidak boleh ada yang dirubah, ditambah atau dikurangi, apalagi sampai dihilangkan.

Jadi jelas, pesawat terbang yang orang gunakan untuk pergi ibadah haji, hanyalah sarana transportasi belaka, sama halnya dengan orang yang berangkat shalat jum’at naik becak, motor, mobil atau kendaraan lainnya.

Mereka yang tidak paham mungkin rancu dengan istilah bid’ah secara bahasa. Secara bahasa bid’ah adalah segala sesuatu yang baru tanpa ada contoh sebelumnya. Jadi pesawat, HP dan laptop di zaman sekarang ini adalah bid’ah secara bahasa, bukan pengertian bid’ah dalam syariat.

Barakallahu fikum