Breaking

Ingin upgrade skill tanpa ribet? Temukan kelas seru dan materi lengkap hanya di YukBelajar.com. Mulai langkah suksesmu hari ini! • Mau lulus? Latih dirimu dengan ribuan soal akurat di tryout.id.

Cara Agar Terhindar Dari Gigitan Ular

Cara Agar Terhindar Dari Gigitan Ular

Editor
Editor
calendar_today
schedule 3 min read

Ular adalah hewan reptilian yang tidak berkaki dan bertubuh panjang dan tersebar luas di seluruh dunia, di Indonesia penyebab kesehatan bahkan kematian adalah ular. Karena masih banyak wilayah di Indonesia yang dihuni oleh berbagai spesies ular. Ular tidak hanya ditemukan didalam hutan saja, dikebun, disawah saluran air atau bahkan dijalan juga sering terlihat ada ular lewat.

Ular bisa di golongkan menjadi 2 golongan yaitu ular berbisa dan ular yang tidak berbisa. Ular yang tidak berbisa biasanya menyerang manusia dengan cara melilit mangsanya, namun jika ular itu berbisa bisa menyerang dengan menyemburkan bisanya atau dengan menggigit mangsanya, dan ini sangat berbahaya bagi manusia.

Kekuatan bisa ular bermacam-macam, bagaimana langkah-langkah yang kita lakukan untuk mencegah dari gigitan ular. Umumnya bisa ular memiliki salah satu sifat dari dua sifat yaitu neurotoxic dan hemorrhagic. Jika racun ular yang bersifat neurotoksik biasanya menyerang sistem saraf dari korbannya, itu bisa berakibat rasa kebas, kesemutan, kelumpuhan, sampai gagal nafas. Sedangkan racun ular yang bersifat hemorrhagic memicu perdarahn di berbagai oragan tubuh. Efek fatalnya bila terjadi peradangan di otak, kedua-duanya tersebut bisa menyebabkan kematian.

Bagaimana agar terhindar dari gigitan ular? Dalam mendesain rumah, hindarilah penggunaan atap jerami yang langsung memiliki akses ke ruangan rumah, dinding rumah yang terbuat dari bahan apapun haruslah tertutup yang  rapat, berikan lampu-lampu untuk menerangi sekitar rumah yang sering dilalui oleh penghuni rumah.

Sering-seringlah membersihkan lingkungan rumah dari barang-barang bekas yang sudah tidak terpakai, jika memang perlu ada gudang sebaiknya gudang jauh dari bangunan utama rumah. Sebisa mungkin hilangkan sarang hewan seperti tikus rayap, karena tikus dapat menarik kedatangan ular. Jika sekitar rumah ada rumput haruslah sering memotong rumput supaya tidak tinggi-tinggi rumputnya, potong ranting pohon yang menjuntai ke dalam rumah.

Agar terhindar dari bahaya gigitan ular maka hindarilah berjalan ditempat yang gelap apalagi setelah turun hujan, jangan memegang ranting sembarangan, jangan memasukan jari ke dalam lubang di tanah atau membereskan bebatuan tanpa memastikan terlebih dahulu kemanannya. Berhati-hatilah jika masuk ke kolam atau perairan yang dipenuhi tumbuh-tumbuhan.

Jika dirumah harus rajin menutup makanan dan bersihkan sisa-sisa makanan dimanapun, karena makanan dapat mengundang tikus masuk ke dalam rumah dan tikus adalah mangsa ular, jadi jangan biarkan tikus masuk ke dalam rumah. Jika tidur, harus tidur di atas tempat tidur atau tidur pada dipan yang tidak nempel ke lantai.

Jika tergigit ular biasanya bekas gigitan ular berbisa tampak seperti dua titik yang berdampingan, tetapi jika ragu anda dapat pastikan dengan melakukan pertolongan pertama jangan focus ke ular untuk menangkapnya atau mebunuhnya, tetapi berusalah untuk mengenal ular tersebut agar tahu pertolongan apa yang harus dilakukan, tenangkan orang yang tergigit ular. Berikan tekanan pada bekas gigitan, letakkan benda di atas luka lalu fiksasi dengan tali atau sejenisnya, ini untuk menghambat racun ke pembuluh darah. Korban yang tergigit ular usahakan jangan banyak bergerak karena itu dapat mempercepat racun ke pembuluh darah, segera mungkin bawa korban ke pelayanan kesehatan jika ada berikan antinyeri terlebih dahulu. Jelaskan kepada petugas kesehatan jenis ular yang sudah mengigit dan berbagai gejala yang dialami setelah digigit ular.