Waspada! Mata Panda Tanda Ginjal Bermasalah, Obati dengan Bahan Alami Ini

24 Agu 2021  |  839x | Ditulis oleh : Kak Min
Waspada! Mata Panda Tanda Ginjal Bermasalah, Obati dengan Bahan Alami Ini

Mata panda atau kantung hitam di bawah mata tentu jadi masalah bagi Anda yang ingin tampil cantik.

Menurut dr. Zaidul Akbar, adanya mata panda umumnya terjadi karena seseorang sering begadang dan tidur di waktu yang dilarang dalam Islam.

Bahkan adanya mata panda juga berkaitan dengan masalah pada organ dalam manusia yakni ginjal.

Meski begitu ada cara yang mudah untuk menghilangkan mata panda kata dr. Zaidul Akbar hanya dengan menggunakan bahan alami.

“Bisa beberapa herbal ini Anda pakai, misalkan untuk daerah mata itu Anda bisa kompres dengan timun,” ucap dr. Zaidul Akbar seperti yang dikutip Jurnal Palopo dari kanal Youtube dr.Zaidul Akbar Official.

Dia menambahkan timun ini bisa dipotong-potong kemudian ditempelkan pada mata. Hal tersebut bisa dilakukan sebelum tidur.

Selain itu disarankan juga untuk rutin mengonsumsi madu, habbatussauda dan kurma kata dr. Zaidul Akbar.

Penyebab lain adanya mata panda karena kurangnya konsumsi air. Dia menyarankan untuk lebih banyak mengonsumsi air hangat daripada air dingin.

“Perbanyak air-air juga, air yang hangat, air yang dingin itu sebaiknya dikurangi,” ucapnya.

Menurut dr. Zaidul Akbar penyebab utama adanya mata panda ini karena ginjal seseorang sedang bermasalah.

Karena itu kata dr. Zaidul Akbar sebaiknya ginjal dulu yang diperbaiki agar mata panda bisa hilang.

Dia menyarankan untuk rutin konsumsi air rendaman kayu manis setiap hari.

Batang kayu manis tersebut bisa direndam dalam air sebanyak 600 ml.

“Direndem aja kayu manisnya tiap hari. Batang kayu manis itu, air 600 ml, Anda cemplungin dalam air, ya satu dua batang lah nggak usah banyak-banyak,” tukas dr. Zaidul Akbar.

Itulah resep alami untuk menghilangkan mata panda, selamat mencoba.***

Sumber: palopo

(hajinews)

Berita Terkait
Baca Juga:
Waspada! Kenali Virus Corona yang Berasal dari Wuhan China

Waspada! Kenali Virus Corona yang Berasal dari Wuhan China

Mancanegara      

24 Jan 2020 | 1344 Kak Min


Mitra-media.com - Dunia, khususnya China, sedang digemparkan dengan adanya Virus Corona (Coronavirus) yang pada awalnya terdeteksi di Wuhan, China. Namun, saat ini virus sudah ...

Kamu Gak Bakal Nyesel Top Up PUBG Di Sini Mudah dan Menguntungkan Lho

Kamu Gak Bakal Nyesel Top Up PUBG Di Sini Mudah dan Menguntungkan Lho

Tips      

1 Jul 2020 | 1350 Kak Min


PUBG Mobile adalah salah satu game pubg mobile versi ringan. Dulu waktu mau memainkan pubg mobile ini kita harus menggunakan koneksi internet vpn supaya bisa memainkan game ini lewat ...

Memilih Berwisata Religi? Simak dulu 6 Tips ini!

Memilih Berwisata Religi? Simak dulu 6 Tips ini!

Pariwisata      

27 Feb 2020 | 923 Kak Min


mitra-media.com - Wisata religi cukup semarak akhir-akhir ini dan bisa menjadi destinasi liburan pilihan keluarga Anda. Selain menyegarkan pikiran, wisata religi juga dapat memperkaya ...

Wisata Agro Mini Surabaya Asyik Banget Dikunjungi

Wisata Agro Mini Surabaya Asyik Banget Dikunjungi

Pariwisata      

23 Jul 2022 | 97 Kak Min


Warga Surabaya dan sekitarnya kini tak perlu jauh-jauh ke luar kota untuk menikmati agro wisata. Sebab, Kota Surabaya sudah memiliki mini agrowisata yang asyik banget untuk ...

Menggapai Masa Depan Sekolah Di SMK Pelita Al-Ihsan

Menggapai Masa Depan Sekolah Di SMK Pelita Al-Ihsan

Kampus      

25 Maret 2021 | 474 Kak Min


Kami mulai mendirikan SMK Pelita Al-Ihsan pada tahun 2009 di Ujung Jaya – Sumedang yang merupakan daerah asal istri. Saya melihat, masih sedikit lembaga pendidikan strata SMK di Ujung ...

Peran Universitas Pertamina dalam Optimalisasi  Penerapan Teknologi Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS)

Peran Universitas Pertamina dalam Optimalisasi Penerapan Teknologi Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS)

Kampus      

9 Apr 2022 | 408 Kak Min


1. Latar Belakang Indonesia ranking ke delapan dari sepuluh negara penyumbang emisi Gas Rumah Kaca (GRK) terbesar di dunia (World Research Institute/ WRI, 2018). Tahun 2030, ...