rajatraffic

Mencoba Mengambil Keuntungan Tinggi dengan Menimbun Masker, Akhirnya Dua Warga digerebek Polisi

4 Maret 2020  |  118x | Ditulis oleh : Kak Min
Mencoba Mengambil Keuntungan Tinggi dengan Menimbun Masker, Akhirnya Dua Warga digerebek Polisi

mitra-media.com -  Di tengah kelangkaan masker maupun hand sanitizer di pasar, ada saja pihak yang sengaja untuk menimbun agar dapat memperoleh keuntungan yang besar. Akhirnya, pihak kepolisian mengambil tindakan terhadap pelaku yang sengaja untuk menimbun produk tersebut. Salah duanya, adalah Ari Kurniawan (45) dan Merriyati Kosasih (24). Keduanya diduga sengaja mengambil kesempatan atas kelangkaan dua jenis produk perlengkapan kesehatan tersebut. Cara yang mereka lakukan, adalah dengan menimbun dan menjual kembali dengan harga yang tinggi ke masyarakat, melalui media sosial (medsos). Tindakan keduanya, disebut berpotensi melanggar pasal 107 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 7 tahun 2014 tentang Perdagangan, dan saat ini sudah ditindak oleh anggota Subdit jatanras Direktorat Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Jawa tengah.

“Sehingga, perbuatan tersebut berpotensi melanggar Pasal 107 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan,” ungkap AKBP PH Gultom SIK MH, Kepala Subdit 3 Jatanras Ditkrimum Polda Jawa Tengah, di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (4/3).

Kronologisnya, pihak Subdit 3 Jatanras Ditkrimum Polda Jawa Tengah mendapatkan informasi sekaitan dengan langkanya masker kesehatan, di tengah cemasnya masyarakat atas mewabahnya virus Corona, pada Selasa (3/3). Pihak kepolosian lantas melakukan pendalaman, dan menemukan ada sejumlah pihak yang memanfaatkan situasi ini. Pemanfaatan situasi yang dimaksud, adalah dengan menimbun kedua jenis alat pelindung diri (APD) tersebut, agar kemudian dapat dijual dengan harga yang lebih tinggi kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Setelah dilakukan patroli siber melalui beberapa sumber medsos, kemudian didapatkan sejumlah nama--pihak yang diduga terlibat--dalam praktik penimbunan masker kesehatan dan antiseptik tersebut di wilayah hukum Polda Jawa Tengah,” ujar Gultom.

Bertindak cekatan, Selasa malam, tepatnya pada pukul 22.00, tim Resmob Ekswil Semarang, langsung menuju lingkungan Kanalsari Barat, Kecamatan Semarang Timur untuk menggerebek salah satu pelaku yang dicurigai melakukan penimbunan APD ini.

Akhirnya, tim Resmob menemukan, ada sekitar delapan boks masker berbagai merek, dan dua plastik merek Sensi. Tim juga mendapati nota transaksi serta slip transfer pembelian masker yang kemudian dijadikan sebagai barang bukti.

Tim Resmobl, selanjutnya melakukan pengembangan lebih lanjut. Berdasarkan dari data handphone milik Ari Kurniawan, dilakukanlah penggerebekan kedua atas Merriyati Kosasih, yang beralamat di lingkungan Kecamatan Genuk, pada Rabu (4/3) dini hari, pukul 01.30 WIB.

Tim menemukan 13 kardus yang berisi hand sanitizer untuk tangan, yang disimpan di salah satu ruangan di rumah tersebut. Selanjutnya, barang diamankan oleh tim Resmob.

“Hingga saat ini keduanya masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Subdit 3 Jatanras Ditkrimum Polda Jawa Tengah terkait dengan dugaan praktik penimbunan alat perlengkapan kesehatan tersebut,” jelas Gultom.

sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa tengah, sudah menegaskan akan mengantisipasi penimbunan APD tersebut dari pihak-pihak yang memanfaatkan situasi. Pemprov sudah menggandeng Polda Jawa Tengah untuk membantu peindakan. Tindakan Pemprov, agar masyarakat dapat mengakses APD dengan normal, di tengah maraknya isu penyebaran wabah virus Corona di masyarakat.

“Fenomena kelangkaan dan mahalnya harga masker kesehatan tidak hanya karena faktor ekonomi. Namun, ada pihak yang sengaja mencari keuntungan di balik musibah ini,” ungkap Muhammad Arif Sambodo selaku Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Tengah.

Kedua warga yang digerebek pihak kepolisian terancam pasal 107 Undang-undang RI Nomor 7 tahun 2014 tentang Perdagangan. Keduanya, terancam pidana paling lama lima tahun dan atau pidana denda paling banyak Rp 50 miliar. (Rm/Red)

Berita Terkait
Baca Juga:
Memilih Berwisata Religi? Simak dulu 6 Tips ini!

Memilih Berwisata Religi? Simak dulu 6 Tips ini!

Pariwisata      

27 Feb 2020 | 117 Kak Min


mitra-media.com - Wisata religi cukup semarak akhir-akhir ini dan bisa menjadi destinasi liburan pilihan keluarga Anda. Selain menyegarkan pikiran, wisata religi juga dapat memperkaya ...

Jangan Sampai Salah Pesan Nasi Box Murah Lezat dan Juga Bergizi Yaa

Jangan Sampai Salah Pesan Nasi Box Murah Lezat dan Juga Bergizi Yaa

Kuliner      

11 Feb 2020 | 197 Kak Min


Jangan Sampai Salah Pesan Nasi Box Murah Lezat dan Juga Bergizi Yaa – Semua orang biasanya mengungkapkan rasa syukur atas kebahagiaan yang di dapat dan mungkin sering kali dirayakan ...

Trik Berjualan Laris Manis Dimasa Pandemik

Trik Berjualan Laris Manis Dimasa Pandemik

Tips      

14 Mei 2020 | 73 Kak Min


Indonesia masih dilanda corona, pandemik virus corona masih merajalela bukan hanya di Indonesia tapi juga di seluruh dunia. Saat ini banyak sekali pengangguran karena banyak perusahaan dan ...

4 Hal ini yang Harus Anda Persiapkan Menjelang Bulan Ramadan

4 Hal ini yang Harus Anda Persiapkan Menjelang Bulan Ramadan

Religi      

19 Apr 2020 | 71 Kak Min


Ramadhan Tiba! Hanya tinggal menghitung jam, bulan yang paling mulia akan segera tiba di hadapan kita. Bulan yang di dalamnya terdapat berbagai macam keberkahan dan kebahagiaan bagi yang ...

Mau Bahagia? Coba Konsep Bahagia ala Jepang IKIGAI

Mau Bahagia? Coba Konsep Bahagia ala Jepang IKIGAI

Kesehatan      

8 Jan 2020 | 445 Kak Min


Mitra-Media - Pernahkah sobat bertanya, ‘mengapa sih kita hidup?’ atau ‘sebenarnya, apa sih yang kita cari?’. Pertanyaan filosofis itu seakan menjadi bayang-bayang ...

Cara Atasi Kulit Merah dan Gatal Yang Mengganggu

Cara Atasi Kulit Merah dan Gatal Yang Mengganggu

Tips      

13 Feb 2020 | 191 Kak Min


Cara Atasi Kulit Merah dan Gatal Yang Mengganggu - Gatal dikulit memang berasa menyiksa sekali dan terasa gak nyaman ya, hati-hatilah bila kulit anda tiba-tiba terasa gatal yang amat ...