Mencoba Mengambil Keuntungan Tinggi dengan Menimbun Masker, Akhirnya Dua Warga digerebek Polisi

4 Maret 2020  |  1234x | Ditulis oleh : Kak Min
Mencoba Mengambil Keuntungan Tinggi dengan Menimbun Masker, Akhirnya Dua Warga digerebek Polisi

mitra-media.com -  Di tengah kelangkaan masker maupun hand sanitizer di pasar, ada saja pihak yang sengaja untuk menimbun agar dapat memperoleh keuntungan yang besar. Akhirnya, pihak kepolisian mengambil tindakan terhadap pelaku yang sengaja untuk menimbun produk tersebut. Salah duanya, adalah Ari Kurniawan (45) dan Merriyati Kosasih (24). Keduanya diduga sengaja mengambil kesempatan atas kelangkaan dua jenis produk perlengkapan kesehatan tersebut. Cara yang mereka lakukan, adalah dengan menimbun dan menjual kembali dengan harga yang tinggi ke masyarakat, melalui media sosial (medsos). Tindakan keduanya, disebut berpotensi melanggar pasal 107 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 7 tahun 2014 tentang Perdagangan, dan saat ini sudah ditindak oleh anggota Subdit jatanras Direktorat Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Jawa tengah.

“Sehingga, perbuatan tersebut berpotensi melanggar Pasal 107 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan,” ungkap AKBP PH Gultom SIK MH, Kepala Subdit 3 Jatanras Ditkrimum Polda Jawa Tengah, di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (4/3).

Kronologisnya, pihak Subdit 3 Jatanras Ditkrimum Polda Jawa Tengah mendapatkan informasi sekaitan dengan langkanya masker kesehatan, di tengah cemasnya masyarakat atas mewabahnya virus Corona, pada Selasa (3/3). Pihak kepolosian lantas melakukan pendalaman, dan menemukan ada sejumlah pihak yang memanfaatkan situasi ini. Pemanfaatan situasi yang dimaksud, adalah dengan menimbun kedua jenis alat pelindung diri (APD) tersebut, agar kemudian dapat dijual dengan harga yang lebih tinggi kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Setelah dilakukan patroli siber melalui beberapa sumber medsos, kemudian didapatkan sejumlah nama--pihak yang diduga terlibat--dalam praktik penimbunan masker kesehatan dan antiseptik tersebut di wilayah hukum Polda Jawa Tengah,” ujar Gultom.

Bertindak cekatan, Selasa malam, tepatnya pada pukul 22.00, tim Resmob Ekswil Semarang, langsung menuju lingkungan Kanalsari Barat, Kecamatan Semarang Timur untuk menggerebek salah satu pelaku yang dicurigai melakukan penimbunan APD ini.

Akhirnya, tim Resmob menemukan, ada sekitar delapan boks masker berbagai merek, dan dua plastik merek Sensi. Tim juga mendapati nota transaksi serta slip transfer pembelian masker yang kemudian dijadikan sebagai barang bukti.

Tim Resmobl, selanjutnya melakukan pengembangan lebih lanjut. Berdasarkan dari data handphone milik Ari Kurniawan, dilakukanlah penggerebekan kedua atas Merriyati Kosasih, yang beralamat di lingkungan Kecamatan Genuk, pada Rabu (4/3) dini hari, pukul 01.30 WIB.

Tim menemukan 13 kardus yang berisi hand sanitizer untuk tangan, yang disimpan di salah satu ruangan di rumah tersebut. Selanjutnya, barang diamankan oleh tim Resmob.

“Hingga saat ini keduanya masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Subdit 3 Jatanras Ditkrimum Polda Jawa Tengah terkait dengan dugaan praktik penimbunan alat perlengkapan kesehatan tersebut,” jelas Gultom.

sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa tengah, sudah menegaskan akan mengantisipasi penimbunan APD tersebut dari pihak-pihak yang memanfaatkan situasi. Pemprov sudah menggandeng Polda Jawa Tengah untuk membantu peindakan. Tindakan Pemprov, agar masyarakat dapat mengakses APD dengan normal, di tengah maraknya isu penyebaran wabah virus Corona di masyarakat.

“Fenomena kelangkaan dan mahalnya harga masker kesehatan tidak hanya karena faktor ekonomi. Namun, ada pihak yang sengaja mencari keuntungan di balik musibah ini,” ungkap Muhammad Arif Sambodo selaku Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Tengah.

Kedua warga yang digerebek pihak kepolisian terancam pasal 107 Undang-undang RI Nomor 7 tahun 2014 tentang Perdagangan. Keduanya, terancam pidana paling lama lima tahun dan atau pidana denda paling banyak Rp 50 miliar. (Rm/Red)

Berita Terkait
Baca Juga:
Air Kelapa Muda dan Kesehatan Tubuh

Air Kelapa Muda dan Kesehatan Tubuh

Kesehatan      

1 Jun 2021 | 445 Kak Min


Sudah banyak orang yang mengetahui bahwa air kelapa sangat bermanfaat, gak Cuma buahnya daunnya, akarnya semua pohon kelapa memiliki manfaat dan kegunaan. Tidak heran Indonesia adalah ...

Sederet Bukti Gelombang PHK di RI Makin Jelas

Sederet Bukti Gelombang PHK di RI Makin Jelas

Nasional      

12 Okt 2022 | 72 Kak Min


Kalangan pengusaha menyebut situasi saat ini dalam kondisi yang tidak mengenakkan. Pemerintah dan pekerja harus saling bekerja sama karena ada ‘bahaya’ yang ...

7 Dosa Besar yang Membinasakan

7 Dosa Besar yang Membinasakan

Religi      

20 Mei 2022 | 280 Kak Min


Dalam sebuah hadis yang disepakati oleh para ahli hadis (muttafaq alaih), dosa besar itu ada tujuh. Rasulullah SAW bersabda, ”Jauhilah oleh kalian tujuh dosa yang membinasakan.” ...

Daging Kambing Masih Lebih Baik Dibanding Sapi dan Ayam, Ini Paparan Dokter

Daging Kambing Masih Lebih Baik Dibanding Sapi dan Ayam, Ini Paparan Dokter

Kesehatan      

26 Mei 2022 | 336 Kak Min


Daging kambing tetap lebih baik dibandingkan daging sapi maupun daging ayam, sehingga aman dikonsumsi penderita hipertensi. Fakta tentang kebaikan daging kambing itu ...

Baru Dilantik, Direksi Baru Antam Diterpa Isu SARA Hingga Ex Pecatan

Baru Dilantik, Direksi Baru Antam Diterpa Isu SARA Hingga Ex Pecatan

Nasional      

3 Jan 2022 | 521 Kak Min


Dunia jagat maya dihebohkan dengan terungkapnya nama-nama direksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk yang baru. Pasalnya, susunan direksi yang dipilih melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar ...

Mengejutkan! Kinerja Jokowi Disorot Media Asing

Mengejutkan! Kinerja Jokowi Disorot Media Asing

Nasional      

2 Sep 2021 | 710 Kak Min


Kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapat sorotan dari media asing, Bloomberg. Pasalnya, tingkat kepuasaan masyarakat terhadap kinerja Jokowi anjlok. Bloomberg mengutip hasil survei ...