Mau Umrah, tapi Pembiayaan dari Hasil Berhutang, Bolehkah?

9 Maret 2020  |  784x | Ditulis oleh : Kak Min
Mau Umrah, tapi Pembiayaan dari Hasil Berhutang, Bolehkah?

pembiayaan umrah berhutang - Dapat melaksanakan ibadah umroh, merupakan keinginan seluruh umat Islam. Namun begitu, hukum umrah pada dasarnya adalah Sunat. Namun, karena begitu inginnya untuk menjalankan ibadah Umrah, tidak sedikit dari masyarakat memilih untuk berutang agar dapat berangkat ke tanah suci.

Lantas, bolehkah berutang untuk melaksanakan ibadah Umrah?

Ustadz Oni Syahroni, Anggota Dewan Syariah Nasional DSN-MUI, menjawab pertanyaan ini. Ustadz Oni menjelaskan bahwa pelaksanaan umrah perlu melihat rambu-rambunya, agar pelaksanaan dapat sesuai dengan adab-adabnya, tepat, dan prioritas.

Ustadz Oni menjelaskan, pertama, hal yang perlu diperhatikan mengenai proses pembiayaan. Proses pembiayaan umrah harus sesuai syariah. Selain itu, transaksi yang ada tidak boleh bertentangan dengan syariat, seperti pinjaman berbunga. Salah satu pembiayaan yang direkomendasikan agar tetap terjaga syariah-nya, adalah melalui lembaga keuangan syariah yang dapat diakses terdekat oleh masyarakat.

Pada mekanisme pembiayaan umrah di LKS, skema yang digunakan adalah murabahah atau jual beli tidak tunai. Caranya, LKS membeli paket umrah dari travel, kemudian menjualnya kepada konsumen sesuai dengan peasanan dengan marginnya.

Adapun mengenai sistem murabahah ini, diperbolehkan menurut syariah. Hal ini didasarkan atas fatwa DSN MUI No. 111/DSN-MUI/IX/2017. Selain itu, sebagian ulama membolehkan mekanisme murabahah ini, karena didasarkan pada analogi skema jual beli tauliyah. Jual beli Tauliyah, adalah ketika seseorang menjual barangnya kepada orang lain dengan harga yang sama dengan harga belinya. Lalu, penjual menyampaikan harga belinya kepada pembeli tersebut.

Hal ini didasarkan pada hadits Rasulullah SAW,

"Rasulullah SAW membeli unta untuk hijrah dari Abu Bakar dengan harga at par (tauliyah); ketika Abu Bakar ingin menghibahkan unta tersebut, Rasulullah mengatakan,"Tidak … saya akan bayar sesuai dengan harga pokok pembelian (tsaman)." Hal ini juga  sesuai dengan firman Allah SWT, "Allah SWT menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba." (QS al-Baqarah: 275).

Selanjutnya yang kedua, pembeli memiliki kemampuan untuk menunaikan utangnya, sesuai dengan kesepakatan dengan pemberi utang. Hal ini sebagaimana hadits Rasulullah SAW,

Abu Hurairah RA, dia berkata, Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa yang meminjam harta orang lain dengan niat ingin membayarnya, niscaya Allah akan memudahkan dalam menunaikannya. Sebaliknya, barangsiapa yang mengambil harta orang lain untuk memusnahkan maka Allah akan mem binasakannya". (HR Bukhari dan Ibnu Majah).

pada umumnya, LKS seperti perusahaan finance syariah maupun bank syariah, aspek yang disebutkan dalam hadits tersebut notabene sudah terpenuhi, karena nasabah yang diterima, adalah nasabah dengan kemampuannya untuk membayar.

Terakhir, ustadz Oni mengingatkan bahwa ibadah Umrah ditunaikan tanpa melalaikan hajatnya yang lebih priroitas. Sebagai contoh, seseorang jangan sampai sengaja berutang untuk umrah, namun meninggalkan utang lain yang sudah jatuh tempo. Hal ini didasarkan pada fikih prioritas, dimana seseorang perlu untuk mendahulukan yang wajib, dibandingkan dengan yang sunah. Selain itu, hal yang primer didahulukan dibandingkan dengan yang sekunder. Sebagaimana firman Allah SWT,

"Apakah yang memberi minuman orang-orang yang mengerjakan haji dan mengurus Masjid al-Haram kamu samakan dengan orangorang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian serta berjihad di jalan Allah? Mereka tidak sama di sisi Allah." (QS at-Taubah: 19) 

“Di antaranya, selain berumrah, juga memperbanyak target-target kebaikan agar meningkatkan nilai ibadah umrah,” pungkas Ustadz Oni.

Baca Juga:
Benarkah Virus Corona Tanda Akhir Zaman?

Benarkah Virus Corona Tanda Akhir Zaman?

Religi      

1 Maret 2020 | 1056 Kak Min


Mitra-media.com - Dunia saat ini digemparkan dengan adanya fenomena penyakit yang datang dari salah satu kota di China, yakni kota Wuhan. Penyakit tersebut bisa mengakibatkan seseorang ...

Hidup Hanyalah Persinggahan, Dunia Yang Sesungguhnya Adalah Akhirat

Hidup Hanyalah Persinggahan, Dunia Yang Sesungguhnya Adalah Akhirat

Religi      

20 Sep 2021 | 687 Kak Min


Umat muslimin harus selalu mengingat bahwa kehidupan dunia ini hanyalah sementara, dan akan berakhir. Kehidupan yang kekal adalah kehidupan di akhirat. Hal itu diungkapkan ...

Tempat Niat Ada Dalam Hati, Mintalah Hanya Pada Allah Ta’ala

Tempat Niat Ada Dalam Hati, Mintalah Hanya Pada Allah Ta’ala

Religi      

14 Jun 2022 | 105 Kak Min


Nabi Shallallahu alaihi wa sallam menjelaskan kepada kita bahwa tempat niat ada di hati. Sehingga, ketika kita mengharapkan pahala dari Allah, berarti kita harus memintanya kepada Allah, ...

5 Universitas Terbaik di Dunia Versi QS World University

5 Universitas Terbaik di Dunia Versi QS World University

Kampus      

22 Mei 2020 | 675 Kak Min


Belajar di universitas adalah impian bagi setiap anak yang tengah menempuh jalur pendidikan. Dari sekian banyaknya universitas pastinya ada pemeringkatan untuk menentukan kualitasnya ...

HP 3 Jutaan Paling Hype Buat Gaming

HP 3 Jutaan Paling Hype Buat Gaming

Nasional      

2 Jun 2020 | 619 Kak Min


Game online merupakan suatu permainan yang memang super seru untuk dilakukan. Bahkan dari anak kecil sampai orang dewasa pun menyukai permainan game online. Jenis game online saat ini pun ...

Tentang Isu Reshuffle Kabinet Indonesia Maju, Ini Kata Presiden

Tentang Isu Reshuffle Kabinet Indonesia Maju, Ini Kata Presiden

Nasional      

26 Feb 2020 | 1019 Kak Min


mitra-media.com - Isu Reshuffle Kabinet sempat terhembus, terutama di jagat maya. Isu ini pertama kali dimunculkan oleh netizen yang pada pemilu presiden 2019 lalu, menjadi relawan ...