Masyarakat Sudah Muak Dengan Banyaknya Peraturan Bagi yang Lemah

13 Agu 2021  |  507x | Ditulis oleh : Kak Min
Masyarakat Sudah Muak Dengan Banyaknya Peraturan Bagi yang Lemah

Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Muhyiddin Junaidi mengkritik pernyataan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) yang mewajibkan vaksin bagi yang mau beribadah di tempat ibadah.

“Pernyataan LBP tentang kewajiban membawa sertifikat vaksin memasuki rumah ibadah seperti masjid adalah bentuk pemaksaan kehendak dan pelanggaran nyata atas  _legitimate right_ (hak yang sah) setiap warga negara yang dijamin konstitusi,” ujar Kiai Muhyiddin melalui pernyataannya dilansir dari laman  _Suara Islam Online_, Kamis (12/8/2021).

Kiai Muhyiddin menjelaskan, seorang Muslim yang masuk masjid sudah paham dan sadar tentang kewajiban dan haknya. “Ia tak akan ke masjid jika dalam keadaan sakit,” jelasnya.

Ketua Dewan Pembina JATTI (Jalinan Alumni Timur Tengah Se-Indonesia) itu menilai, pernyataan Luhut tersebut telah melampaui batas kewenangan dan otoritas sebagai pejabat publik yang tak punya kompetensi di bidang keislaman.

Terkait aturan ibadah, kata Kiai Muhyiddin, MUI sudah mengeluarkan beberapa fatwa tentang pelaksaan ibadah ritual di era pandemik.

“Seharusnya ia (LBP) menggunakan narasi yang benar sebelum membuat pernyataan ke publik supaya tak menimbulkan kegaduhan di masyarakat,” tuturnya.

“Masyarakat sudah muak dengan begitu banyak peraturan yang hanya berlaku bagi rakyat lemah,” tambah Kiai Muhyiddin.

Selain itu, ia juga mengingatkan Luhut untuk tegas terhadap tenaga kerja asing (TKA) khususnya dari China yang belakangan ini marak datang ke Indonesia di tengah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM)

“Menko Marvest wajib membuktikan kepada publik tentang komitmennya menerapkan PPKM terhadap TKA dari China yang terus berdatangan dengan bebas dengan fasilitas mewah dan pelayanan istimewa,” kata Ketua Lembaga Hubungan dan Kerjasama Internasional PP Muhammadiyah itu.

Kiai Muhyiddin juga mengkritik pemerintah yang tidak mau menggunakan UU Kekarantinaan Kesehatan, tapi malah bikin aturan baru dengan istilah PPKM.

“Semua orang sadar bahwa penggunaan nomen klatur dan istilah yang aneh dari PSBB sampai ke PPKM level sekian adalah upaya pemerintah yang menolak untuk menerapkan UU no 6 tahun 2018 tentang darurat kesehatan/kekarantinaan,” jelasnya.

Seperti diketahui, dalam UU Kekarantinaan Kesehatan pemerintah berkewajiban untuk menanggung kebutuhan hidup rakyat selama dalam Karantina Wilayah.

“Alasan klasik tak tersedia anggaran sudah terbantahkan oleh laporan BPK dan DPR bahwa anggaran penanganan Covid sudah di atas 1000 triliun,” kata Kiai Muhyiddin. (*). (hajinews)

Berita Terkait
Baca Juga:
Jasa Welding yang Berteknologi Modern

Jasa Welding yang Berteknologi Modern

Tips      

3 Apr 2021 | 328 Kak Min


Teknologi pembangunan dalam bidang infrastruktur sekarang ini sangat berkembang dengan pesat, terutama teknologi welding. Jasa welding Jakarta ataupun jasa welding dikota-kota besar lainnya ...

Perkembangan Pesat Gadget dan Aplikasi dari Tahun ke Tahun

Perkembangan Pesat Gadget dan Aplikasi dari Tahun ke Tahun

Nasional      

7 Jul 2021 | 318 Kak Min


Berita teknologi terbaru saat ini banyak diburu oleh orang banyak, karena dengan perkembangan teknologi yang pesat membuat orang-orang ingin sekali mempelajari teknologi terbaru, selain ...

Waspada! Mata Panda Tanda Ginjal Bermasalah, Obati dengan Bahan Alami Ini

Waspada! Mata Panda Tanda Ginjal Bermasalah, Obati dengan Bahan Alami Ini

Tips      

24 Agu 2021 | 230 Kak Min


Mata panda atau kantung hitam di bawah mata tentu jadi masalah bagi Anda yang ingin tampil cantik. Menurut dr. Zaidul Akbar, adanya mata panda umumnya terjadi karena ...

Sadar atau Tidak, Ada yang Luar Biasa dalam Hari Kelahiranmu!

Sadar atau Tidak, Ada yang Luar Biasa dalam Hari Kelahiranmu!

Religi      

17 Feb 2020 | 661 Kak Min


Mitra-Media.com - Banyak orang yang begitu cuek terhadap hari lahirnya, bahkan dia menganggap orang yang merayakan ulang tahun adalah orang berlebihan. Padahal manusia terbaikpun ...

HP 3 Jutaan Paling Hype Buat Gaming

HP 3 Jutaan Paling Hype Buat Gaming

Nasional      

2 Jun 2020 | 432 Kak Min


Game online merupakan suatu permainan yang memang super seru untuk dilakukan. Bahkan dari anak kecil sampai orang dewasa pun menyukai permainan game online. Jenis game online saat ini pun ...

Mengenal Rantai Baja Original dan Harga Rantai Baja Terjangkau

Mengenal Rantai Baja Original dan Harga Rantai Baja Terjangkau

Tips      

21 Okt 2021 | 65 Kak Min


Dunia industri saat ini sudah mulai pesat dengan bertambahnya jumlah penduduk membuat kebutuhan akan barang dari setiap orang bertambah sehingga dengan sendirinya dunia produksipun semakin ...