Masyarakat Sudah Muak Dengan Banyaknya Peraturan Bagi yang Lemah

13 Agu 2021  |  1050x | Ditulis oleh : Kak Min
Masyarakat Sudah Muak Dengan Banyaknya Peraturan Bagi yang Lemah

Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Muhyiddin Junaidi mengkritik pernyataan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) yang mewajibkan vaksin bagi yang mau beribadah di tempat ibadah.

“Pernyataan LBP tentang kewajiban membawa sertifikat vaksin memasuki rumah ibadah seperti masjid adalah bentuk pemaksaan kehendak dan pelanggaran nyata atas  _legitimate right_ (hak yang sah) setiap warga negara yang dijamin konstitusi,” ujar Kiai Muhyiddin melalui pernyataannya dilansir dari laman  _Suara Islam Online_, Kamis (12/8/2021).

Kiai Muhyiddin menjelaskan, seorang Muslim yang masuk masjid sudah paham dan sadar tentang kewajiban dan haknya. “Ia tak akan ke masjid jika dalam keadaan sakit,” jelasnya.

Ketua Dewan Pembina JATTI (Jalinan Alumni Timur Tengah Se-Indonesia) itu menilai, pernyataan Luhut tersebut telah melampaui batas kewenangan dan otoritas sebagai pejabat publik yang tak punya kompetensi di bidang keislaman.

Terkait aturan ibadah, kata Kiai Muhyiddin, MUI sudah mengeluarkan beberapa fatwa tentang pelaksaan ibadah ritual di era pandemik.

“Seharusnya ia (LBP) menggunakan narasi yang benar sebelum membuat pernyataan ke publik supaya tak menimbulkan kegaduhan di masyarakat,” tuturnya.

“Masyarakat sudah muak dengan begitu banyak peraturan yang hanya berlaku bagi rakyat lemah,” tambah Kiai Muhyiddin.

Selain itu, ia juga mengingatkan Luhut untuk tegas terhadap tenaga kerja asing (TKA) khususnya dari China yang belakangan ini marak datang ke Indonesia di tengah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM)

“Menko Marvest wajib membuktikan kepada publik tentang komitmennya menerapkan PPKM terhadap TKA dari China yang terus berdatangan dengan bebas dengan fasilitas mewah dan pelayanan istimewa,” kata Ketua Lembaga Hubungan dan Kerjasama Internasional PP Muhammadiyah itu.

Kiai Muhyiddin juga mengkritik pemerintah yang tidak mau menggunakan UU Kekarantinaan Kesehatan, tapi malah bikin aturan baru dengan istilah PPKM.

“Semua orang sadar bahwa penggunaan nomen klatur dan istilah yang aneh dari PSBB sampai ke PPKM level sekian adalah upaya pemerintah yang menolak untuk menerapkan UU no 6 tahun 2018 tentang darurat kesehatan/kekarantinaan,” jelasnya.

Seperti diketahui, dalam UU Kekarantinaan Kesehatan pemerintah berkewajiban untuk menanggung kebutuhan hidup rakyat selama dalam Karantina Wilayah.

“Alasan klasik tak tersedia anggaran sudah terbantahkan oleh laporan BPK dan DPR bahwa anggaran penanganan Covid sudah di atas 1000 triliun,” kata Kiai Muhyiddin. (*). (hajinews)

Berita Terkait
Baca Juga:
Perkataan Puan Maharani "Semoga Sumbar Mendukung Pancasila" Jadi Polemik dan Perdebatan

Perkataan Puan Maharani "Semoga Sumbar Mendukung Pancasila" Jadi Polemik dan Perdebatan

Nasional      

8 Sep 2020 | 1228 Kak Min


Seharusnya kejadian memalukan seperti asal bicara ini tidak lagi terjadi, apalagi yang mengeluarkan pendapat itu sudah sekelas ketua DPR. Pernyataan Puan Maharani ini pun telah menyinggung ...

Jokowi Akan Berusaha Keras Menggagalkan Anies Baswedan Jadi Presiden 2024. Karena Hal Ini!

Jokowi Akan Berusaha Keras Menggagalkan Anies Baswedan Jadi Presiden 2024. Karena Hal Ini!

Nasional      

27 Jun 2022 | 137 Kak Min


Mengapa Jokowi akan menggagalkan Anies jadi capres 2024? Karena kalau nanti Anies jadi presiden dan Gibran jadi Gubernur Jawa Tengah/DKI Jakarta, mungkin nasibnya seperti Anies sewaktu jadi ...

Kenali Daun Kelor yang Bermanfaat Meningkatkan Vitalitas Pria

Kenali Daun Kelor yang Bermanfaat Meningkatkan Vitalitas Pria

Herbal      

26 Jul 2022 | 94 Kak Min


Siapa yang belum pernah mengenal daun kelor, daun kelor dikenal sebagai superfood karena memiliki nilai gizi yang cukup tinggi dan berkhasiat membantu mengatasi beberapa kondisi kesehatan ...

Ariana Grande dan Dalton Gomez Menikah, Pesta Digelar Sederhana

Ariana Grande dan Dalton Gomez Menikah, Pesta Digelar Sederhana

Mancanegara      

18 Mei 2021 | 775 Kak Min


BINTANG pop Amerika Serikat, Ariana Grande menikah pada hari Minggu (16/5). Ia menikahi tunangannya, yaitu agen real estate mewah bernama Dalton Gomez di rumahnya di Los ...

Belanja Online Aman dengan Cek Resi untuk Lacak Paket di Shipper

Belanja Online Aman dengan Cek Resi untuk Lacak Paket di Shipper

Tips      

20 Agu 2021 | 887 Kak Min


Semenjak adanya pandemi dan masa pembatasan aktivitas semua kegiatan dari mulai belajar, atau belanja dilakukan dengan cara daring atau online, dan tentu saja belanja online ini mengalami ...

HP 3 Jutaan Paling Hype Buat Gaming

HP 3 Jutaan Paling Hype Buat Gaming

Nasional      

2 Jun 2020 | 644 Kak Min


Game online merupakan suatu permainan yang memang super seru untuk dilakukan. Bahkan dari anak kecil sampai orang dewasa pun menyukai permainan game online. Jenis game online saat ini pun ...