
Agama Islam mengatur semua kegiatan sehari – hari, termasuk didalamnya adab makan dan minum. Selain dari itu, kita juga mendapatkan manfaat sehat dari menjalankan sunnah.
Perihal makan dan minum pun tertuang dalam AlQuran. Melalui Nabi Muhammad SAW, umat Islam dapat belajar adab berpakaian, adab bertamu, hingga adab makan dan minum.
Beliau mencontohkan kesemuanya dengan sangat apik dan semua tercatat dalam hadist yang diriwayatkan oleh para sahabat Rasul SAW.
Yang pertama dan utama ialah mengonsumsi yang halal. Allah SWT sangat melarang umat Islam mengkonsumsi makanan dan minuman yang haram, karena akan banyak sekali mudharat yang didapatkan.
Oleh sebab itu, kini banyak penelitian yang kian menjelaskan. Berbagai alasan tidak baik dari mengonsumsi daging babi, minuman beralkohol, dan masih banyak lagi.
Kewajiban ini tertuang dalam AlQuran surat Al-Maidah ayat 88, yang artinya:
“Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah rezekikan kepadamu, dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya.”
Membiasakan mencuci kedua tangan, baik sebelum makan ataupun sesudah makan. Kebiasaan sederhana tapi sering terlupakan.
Hal ini pernah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW, yang dijelaskan oleh Aisyah radhiallahu’anha jauh sebelum jaman peradaban modern.
“Rasulullah SAW jika beliau ingin tidur dalam keadaan junub, beliau berwudhu dahulu. Dan ketika beliau ingin makan atau minum beliau mencuci kedua tangannya, baru setelah itu beliau makan atau minum.” (HR. Abu Daud no.222, An Nasa’i no.257, dishahihkan Al Albani dalam Shahih An Nasa’i)
Sebagai bentuk syukur atas berkah dan nikmat, berupa makanan yang diberikan oleh Allah SWT tidak lupa kita selalu berdo’a sebelum makan ataupun minum.
“Apabila salah seorang di antara kalian makan, hendaklah ia membaca ‘Bismillah’ (dengan menyebut nama Allah). Jika ia lupa membacanya sebelum makan maka ucapkanlah ‘Bismillaahi fii awwalihi wa aakhirihi.” (HR. At-Tirmidzi).
Nabi Muhammad SAW menganjurkan untuk makan menggunakan tangan kanan (bagi yang mampu). Hal ini supaya tidak meniru adab setan yang kerap menggunakan tangan kiri.
“Jika seseorang dari kalian makan maka makanlah dengan tangan kanannya dan jika minum maka minumlah dengan tangan kanannya. Karena setan makan dan minum dengan tangan kirinya.” (HR. Muslim).
Tidak hanya makan dan minum, tetapi termasuk didalamnya menjaga hubugan silaturahmi antar sesama. Kita sebagai umat muslim, dilarang mencela makanan karena bisa di anggap tidak menghormati yang menyediakan makanan.
Nbi Muhammad S.A.W pernah di sebuah tempat dan dihidangkan makanan oleh seseorang. Meskipun makanan atau minuman yang dihidangkan itu kurang disukai, maka beliau tidak mencelanya. Sampaikanlah alasan yang baik dan tidak menyinggung.
“Rasulullah SAW tidak pernah mencela makanan sama sekali. Apabila beliau menyukainya, maka beliau memakannya. Dan apabila beliau tidak suka terhadapnya, maka beliau meninggalkannya.” (HR. Muslim)
Agama Islam sangat melarang umatnya untuk melakukan kegiatan yang sia-sia atau mubazir. Salah satunya dengan makanan dan minuman. Bahkan Allah sangat melaknat orang-orang yang berlebihan dalam melakukan segala sesuatu. Baik dari cara berpakaian hingga dalam hal makan dan minum.
Kita dianjurkan untuk makan secukupnya dan tidak rakus. Tak perlu mengambil porsi melebihi kemampuan perut dan membuat kekenyangan atau tidak habis makan.
Allah berfirman dalam AlQuran surat Al-A’raf ayat 31, yang artinya:
“Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.”
Memperjelas pada pembahasan sebelumnya. Rasulullah SAW mengingatkan, bahwa perut bukanlah wadah yang siap diisi apa saja sesuai keinginan atau nafsu semata. Jangan sampai melebihi batas dan membuat diri sendiri kesakitan.
Beliau mengajarkan untuk menyisakan sepertiga bagian, seperti hadist berikut:
“Keturunan Adam tidak dianggap menjadikan perutnya sebagai wadah yang buruk jika memenuhinya dengan beberapa suap yang dapat menegakkan tubuhnya. Karena itu, apa yang dia harus lakukan adalah sepertiga perutnya untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga lagi untuk napas,” (HR Ahmad).
Adab makan dan minum berikutnya yakni menyegerakan makan hidangan yang telah disiapkan. Hal ini berkaitan dengan kasus salat. Saat adzan berkumandang, kita diperbolehkan untuk menyantap dahulu.
Karena apabila salat dalam keadaan makanan sudah siap dan perut sangat lapar, maka dikhawatirkan salat menjadi tidak tenang memikirkan makanan.
“Jika makan malam sudah disajikan dan Iqamah salat dikumandangkan, maka dahulukanlah makan malam.” (HR. Bukhari)
Selain dibuka dengan doa, tutuplah prosesi makan kita juga dengan berdoa. Sebagai bentuk mengucap syukur atas makanan yang disantap.
“Alhamdu lillaahil ladzii ath’amanaa wa saqoonaa wa ja’alnaa muslimiin.”
Artinya: “Segala puji bagi Allah Ta’ala yang telah memberikan makanan dan minuman ini serta jadikan kami sebagai orang-orang islam.”
Pilihan Mengawali 1 Ramadan dan 1 Syawal 1443 H
1 Apr 2022 | 1518
Kak Min
Pilihan Pertama : 1 Ramadan jatuh pada hari Sabtu, 2 April 2022 Berikut penetapannya : Berdasarkan hasil hisab hakiki, wujudul-hilal pada hari Jumat, 29 Sya’ban 1443 / 1 ...
NKCTHI : Film Mengundang Banyak Air Mata Sudah Tayang di Bioskop
12 Jan 2020 | 2850
Kak Min
Mitra-Media, Jakarta - Indonesia, awal tahun 2020 akan dibanjiri film-film baru lho sobat. Nah, salahsatunya adalah film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini atau yang viral ...
Mudah dan Cepat! Ini 4 Cara Download Video Dari Timeline Line
19 Mei 2020 | 2134
Kak Min
Bagaimana cara download video dari Line? Anda yang aktif menggunakan Line pasti sempat ingin mendownload video dari sana bukan? Mungkin terkadang Anda ingin menyimpan video yang dikirim ...
Jual Emas Tanpa Surat Jogya Mudah dan Menguntungkan
22 Nov 2022 | 1356
Kak Min
Semua orang mengetahui baik yang banyak uang atau yang uangnya pas-pasan, kalau perhiasan emas adalah salah satu investasi yang sangat mudah dan menguntungkan. Disamping emas mudah untuk ...
Tips Berwisata di Bali dengan Pemandu Berbahasa Asing
20 Nov 2024 | 503
Kak Min
Bali, dengan keindahan alam dan kekayaan budayanya, telah menjadi destinasi favorit wisatawan dari seluruh dunia. Tidak hanya wisatawan berbahasa Inggris, tetapi juga banyak yang datang ...
Bagaimana Katarak Terbentuk dan Cara Mencegahnya
20 Apr 2025 | 274
Kak Min
Katarak adalah salah satu gangguan penglihatan yang paling umum di dunia, terutama pada usia sudah lanjut. Penyakit ini ditandai dengan adanya kekeruhan pada lensa mata yang normalnya ...